Komentari Kebakaran Kilang Pertamina Balongan, Ahok: Yang Pasti Tangki Bocor
Instagram/basukibtp
Nasional
Kebakaran Kilang Pertamina Balongan

Ahok menjelaskan bahwa pihak yang melakukan investigasi terkait peristiwa ini bukan hanya Pertamina saja. Pihak kepolisian juga disebutnya turut mencari tahu penyebab kebakaran tersebut.

WowKeren - Menurut Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, salah satu penyebab kebakaran kilang minyak di Balongan, Indramayu, Jawa Barat adalah tangki bocor. Ahok pun menjelaskan bahwa investigasi terkait hal ini masih terus dilakukan.

"Yang pasti tangki bocor," ungkap Ahok kepada CNN Indonesia, Jumat (2/4). "Yang belum terjawab kenapa bocor pengamanan terlambat."

Lebih lanjut, Ahok menjelaskan bahwa pihak yang melakukan investigasi terkait peristiwa ini bukan hanya Pertamina saja. Pihak kepolisian juga disebutnya turut mencari tahu penyebab kebakaran tersebut.

Diketahui, peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Senin (29/3) dini hari. Meski api sudah sempat padam, satu tangki dilaporkan kembali terbakar pada Kamis (1/4). Kala itu, api kembali muncul di salah satu dari tiga tangki yang sudah padam.


Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Jabar Hadi Rahmat mengatakan bahwa api pada tangki T-301 F yang mulai mengecil pada Kamis (1/4) malam masih belum dipadamkan. Sedangkan tangki T-301 G yang sempat padam pada Rabu (31/3) sore, kembali mengeluarkan titik api pada malam kemarin. "Sehingga masih ada dua titik nyala api yang masih dalam upaya pemadaman," kata Hadi dalam keterangan tertulis, Jumat (2/4).

Hadi kemudian menjelaskan bahwa PT Pertamina akan mendata kerugian dan dampak dari kebakaran tersebut dalam waktu dekat. Menurutnya, saat ini Pertamina tengah fokus memadamkan api agar situasi kembali seperti semula.

Di sisi lain, musibah ini mengakibatkan enam orang mengalami luka berat, dan 30 orang lainnya menderita luka ringan. Selain itu, lebih dari 900 warga terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Di pengungsian, warga sempat mengeluhkan gangguan ISPA dan sakit lambung. Menurut dokter jaga di pengungsian, keluhan ini dialami oleh hampir semua warga dan tak mengenal batasan usia. Namun karena gejalanya tidak berat, tim medis masih dapat menanganinya dengan baik.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts