Fadli Zon Kritik Tol Layang Japek Diganti Nama Putra Mahkota Uni Emirat Arab
Instagram/fadlizon
Nasional

Sebagai informasi, nama Presiden Joko Widodo sebelumnya juga telah diabadikan sebagai salah satu nama jalan di dekat Abu Dhabi National Exhibition Center.

WowKeren - Jalan Tol Layang Jakarta Cikampek (Japek) resmi diganti nama menjadi Jalan Layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan. Diketahui, MBZ adalah pangeran mahkota Abu Dhabi yang menguasai Uni Emirat Arab (UEA).

Politisi Partai Gerindra Fadli Zon lantas memberikan kritik atas keputusan tersebut. Fadli Zon mempertanyakan jasa MBZ untuk Indonesia hingga namanya diabadikan sebagai salah satu jalan.

"Apa jasa Mohammed bin Zayed (MBZ) bagi Indonesia?" cuit Fadli di akun Twitter resminya, Senin (12/4). "Apa tak ada nama pahlawan kita yg berjasa bagi bangsa ini yg bisa kita hargai n hormati utk menjadi nama jalan?."

Oleh sebab itu, Fadli mengusulkan agar penggantian nama tersebut ditinjau ulang. "Sy usul agar ditinjau ulang nama jalan ini," lanjutnya.

Kritik Fadli Untuk Nama Jalan

Twitter/@fadlizon


Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengungkapkan penggantian nama tersebut dilakukan sebagai bentuk menghargai hubungan baik antara Indonesia dengan UEA. Apalagi nama Presiden Joko Widodo sebelumnya telah diabadikan sebagai salah satu nama jalan di pusat ibu kota Abu Dhabi.

"Sebelumnya, nama jalan Presiden Joko Widodo dicanangkan di Abu Dhabi pada sebuah jalan utama yang strategis antara Abu Dhabi National Exhibition Center menuju ke arah kompleks kedutaan," terang Pratikno. "Ini penghormatan bangsa Indonesia yang diberikan kepada pemerintah UEA, khususnya untuk Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan. Jadi itu lah latar belakang perubahan nama ini."

Menurut Pratikno, hubungan diplomatik antara Indonesia dengan UEA telah berlangsung selama lebih dari 45 tahun. Hubungan tersebut disebutnya kini semakin mesra, mulai dari bidang sosial dan kebudayaan maupun bidang ekonomi.

Sebagai informasi, Jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi berada di salah satu ruas jalan utama. Jalanan tersebut membelah kawasan ADNEC (Abu Dhabi National Exhibition Center) dengan Embassy Area, kawasan yang ditempati sejumlah Kantor Perwakilan Diplomatik.

Duta Besar RI untuk UEA Husin Bagis bahkan sempat membanggakan bahwa Jalan Presiden Joko Widodo tersebut bukan "jalan kampung". "Jalan bagus, jalan utama di daerah pameran. Artinya, dekat Abu Dhabi National Exhibition Center. Jalan itu padat. Artinya, bukan di jalan kampung, (tapi) di jalan besar," kata Husin dilansir detikcom, 20 Oktober 2020.

(wk/Bert)


You can share this post!


Related Posts