Ombudsman Yakin Pertamina Lalai Soal Kebakaran Kilang Balongan dan Tewaskan 2 Orang, Ini Kata Polri
Instagram/indonesiafirefighter
Nasional
Kebakaran Kilang Pertamina Balongan

Ombudsman RI membuka dugaan kebakaran kilang minyak milik Pertamina di Balongan, Indramayu adalah akibat kelalaian BUMN migas tersebut. Seperti apa penjelasannya?

WowKeren - Beberapa waktu lalu kebakaran besar terjadi di kilang minyak milik Pertamina di Balongan, Indramayu, Jawa Barat. Penyelidikan pun digelar untuk mencari tahu penyebab kebakaran hebat yang menurut Ombudsman RI ternyata menewaskan hingga 2 orang tersebut.

"Ada warga yang melewati kilang langsung terpental dan meninggal di RSPP (Rumah Sakit Pusat Pertamina). Kalau yang lainnya, meninggal karena bukan efek ledakan, karena getaran karena jantung. Jadi, yang akibat efek kecelakaan satu, keterkejutan satu, jadi ada dua (korban meninggal)," tutur anggota Ombudsman RI, Hery Susanto, dalam konferensi pers hari Rabu (14/4) kemarin.

Padahal hingga kini dilaporkan satu warga yang meninggal dunia akibat peristiwa kebakaran masif tersebut, yakni mendiang yang wafat karena serangan jantung. Dan pada kesempatan itu, Ombudsman juga membuka dugaan bahwa kebakaran terjadi karena kelalaian Pertamina.

Kelalaian yang dimaksud, tutur Hery, terjadi karena Pertamina mengabaikan protes warga soal adanya bau menyengat dari arah kilang. Bahkan kala itu Pertamina tidak langsung menjelaskan asal-muasal atau penyebab bau menyengat yang dikeluhkan masyarakat dan malah "memaksa" warga untuk mencari penjelasan dengan menggeruduk kantor humas Pertamina.


"Kami menilai bahwa dalam proses penanganan itu tidak ada satu langkah yang langsung direspons Pertamina, padahal warga sudah teriak-teriak di depan kilang," papar Hery. "Ini semacam ada kelalaian."

Lantas apa kata Polri soal analisis yang diungkap Ombudsman tersebut? Rupanya polisi menegaskan akan tetap bekerja sebagaimana adanya alat bukti yang tersedia di lapangan.

"Ya kalau kami kan penyelidikan berdasarkan alat bukti dan petunjuk lainnya," jelas Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago, Kamis (15/4). Menurut Erdi, pihaknya saat ini sedang fokus untuk menemukan faktor penyebab terjadinya kebakaran masif yang tak padam hingga berhari-hari lamanya itu.

Namun untuk menentukan ada faktor kelalaian atau tidak, ditegaskan Erdi baru bisa ditentukan lewat pendalaman lebih jauh. "Tentunya kita menyelidik dari sesuatu kelalaian itu dengan melihat TKP dulu. Dimulai dari TKP dulu dan di tempat lainnya kita juga akan melakukan penyelidikan," pungkasnya.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts