Mobil Tesla Tanpa Pengemudi Tabrak Pohon Hingga Tewaskan 2 Orang, Karena Fitur Autopilot?
Unsplash/Jp Valery
Dunia

Pihak otoritas mengungkapkan bahwa pada saat kejadian ada satu orang yang duduk di kursi penumpang depan, dan satu orang lainnya duduk di kursi belakang. Sedangkan kursi pengemudi kosong.

WowKeren - Sebuah mobil Tesla Model S terlibat kecelakaan di Texas, Amerika Serikat (AS), dan menewaskan dua orang penumpangnya. Pihak otoritas mengungkapkan bahwa pada saat kejadian, kursi pengemudi berada dalam keadaan kosong.

Pihak otoritas mengungkapkan bahwa pada saat kejadian ada satu orang yang duduk di kursi penumpang depan, dan satu orang lainnya duduk di kursi belakang. Namun masih belum diketahui secara pasti apakah sistem bantuan pengemudi mobil tersebut digunakan pada saat kecelakaan terjadi.

Namun demikian, polisi Harris County Precinct 4, Mark Herman, menyatakan bahwa pihaknya meyakini tidak ada orang yang mengemudikan mobil pada saat kecelakaan terjadi. "Mereka merasa sangat yakin usai melihat posisi jenazah pasca tabrakan bahwa tidak ada yang mengemudikan kendaraan tersebut," tutur Herman kepada KHOU-TV.

Para deputi menyebutkan bahwa mobil tersebut melaju cepat dan gagal belok sebelum akhirnya keluar dari jalan, menabrak pohon, lalu terbakar pada Sabtu (17/4). Hingga Minggu (18/4) sore, identitas kedua korban masih belum dirilis, namun KHOU melaporkan bahwa satu orang korban berusia 69 tahun dan satu korban lainnya berusia 59 tahun.


Saudara ipar salah satu korban mengaku bahwa dibutuhkan waktu sekitar empat jam untuk memadamkan api kendaraan tersebut. Pihak otoritas mengungkapkan bahwa baterai mobil berulang kali menyala kembali. Deputi bahkan menghubungi pihak Tesla untuk menanyakan cara memadamkan api dari mobil tersebut.

Sementara itu, pejabat keselamatan lalu lintas federal tengah menyelidiki sejumlah kecelakaan mobil Tesla yang diduga menggunakan fungsi Autopilot. Dalam salah satu kasus, sebuah mobil bahkan melaju di bawah trailer traktor.

Pihak Tesla sendiri telah memberi peringatan di situs resminya bahwa sistem bantuan pengemudi yang mereka tawarkan tidak lantas membuat kendaraannya menjadi otomatis sepenuhnya. Pengawasan pengemudi yang aktif masih diperlukan meskipun fungsi autopilot dinyalakan.

Sayangnya, banyak video yang menunjukkan mobil Tesla melaju dengan pengemudi yang tertidur atau tanpa memegang setir untuk waktu yang lama. Adapun CEO Tesla, Elon Musk, baru-baru ini menyatakan bahwa Tesla dengan autopilot kini mendekati kemungkinan kecelakaan yang "10 kali lebih rendah" dibanding kendaraan biasa.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts