Dalam wawancara baru-baru ini dengan Hashtag Legend, Tae Yeon Girls' Generation mengungkapkan bagaimana ia mengatasi semua yang dikatakan publik tentang dirinya.
- Chusnul Chotimah
- Jumat, 23 April 2021 - 19:42 WIB
WowKeren - Setelah menjadi bagian dari industri K-Pop selama 14 tahun, Tae Yeon Girls' Generation sudah pasti tidak asing dengan sorotan publik. Dalam wawancara baru dengan Hashtag Legend, ia mengungkapkan cara mengatasi semua yang dikatakan publik tentang dirinya.
Tae Yeon telah menghadapi banyak "masalah" mulai dari skandal kencan hingga dinilai karena ekspresi wajahnya selama dekade terakhir. Meskipun ada untungnya menjadi idol, itu juga berarti ia harus menghadapi pengawasan publik yang intens untuk semua kata dan tindakannya.
Namun Tae Yeon mengatakan ia masih belum menarik banyak perhatian. "Ketika hal-hal yang kukatakan di TV atau tulis di media sosial menjadi artikel berita atau namaku tiba-tiba menjadi trending di situs web atau di Twitter, aku sangat terkejut dan menyadari bahwa banyak orang yang memperhatikan," ujarnya.
Tentu saja, perhatian sering kali bisa menjadi negatif, bahkan ketika Tae Yeon tidak melakukan kesalahan apa pun. Ketika ditanya apakah ia pernah merasakan tekanan atau ketidakamanan dari sorotan publik, ia masih berusaha positif.
"Kadang-kadang bisa terlihat seperti perasaan tertekan," jelas Tae Yeon. "Tapi aku ingin menggunakannya dengan cara yang positif."
Tae Yeon kemudian menjelaskan bahwa hal-hal yang ia katakan sebenarnya dapat membantu orang lain jika meledak dan menjadi artikel berita. Bahkan ia pernah berani buka-bukaan bahwa ia menderita depresi.
Saat itu Tae Yeon menegur mereka yang memandang rendah orang yang menderita berbagai kondisi kesehatan mental. Kata-katanya segera mencapai outlet media di seluruh dunia, dan banyak penggemar berbagi betapa mereka terhibur dengan apa yang dikatakan penyanyi kelahiran 1989 itu.
Karena itu, Tae Yeon memberi tahu Hashtag Legend bahwa meskipun semua pengawasan yang didapatnya dapat dilihat sebagai beban, ia sebenarnya berterima kasih atas perhatiannya.
"Kupikir aku telah mengatasi tekanan dan beban itu," jelasnya, "Dengan menjadikan semuanya menjadi hal yang positif."
(wk/chus)