Choi Jong Hoon, yang merupakan salah satu anggota ruang obrolan kamera tersembunyi skandal Burning Sun, bersaksi sebagai saksi kasus penyerangan terkait geng Seungri.
- Chusnul Chotimah
- Jumat, 30 April 2021 - 08:04 WIB
WowKeren - Choi Jong Hoon hadir sebagai saksi di persidangan Burning Sun terbaru Seungri pada 29 April. Mantan personel F.T. Island itu dilaporkan menangis ketika memberi pengakuan yang cukup mengejutkan sebagai saksi.
Choi Jong Hoon, yang merupakan salah satu anggota ruang obrolan molka (kamera tersembunyi) terkenal Burning Sun, bersaksi sebagai saksi kasus penyerangan terkait geng Seungri.
Sebelumnya, Seungri dituduh memiliki hubungan dengan geng mafia setelah rekaman CCTV ditampilkan sebagai bukti dalam salah satu persidangannya. Menurut rekaman tersebut, anggota geng yang diduga muncul ke sebuah klub atas panggilan Seungri menyusul pertengkaran yang terjadi di ruang VIP Seungri.
Mantan personel BIG BANG ini tidak hanya dituduh memiliki hubungan dengan geng, tapi juga menghasut serangan yang diperburuk dengan memanfaatkan anggota geng tersebut.
Choi Jong Hoon dibawa ke depan selama persidangan pada 29 April untuk bersaksi sebagai saksi atas insiden tersebut. Choi Jong Hoon hadir di lokasi pertengkaran dan sebelumnya telah diinterogasi oleh polisi.
Ia menangis saat mengingat proses interogasi polisi karena mereka terus bertanya tentang kasus-kasus yang tidak terkait dengannya, yang membuatnya memberikan asumsi yang berubah menjadi fakta dalam catatan resmi polisi.
Selama interogasi awalnya, Choi Jong Hoon menyebut orang-orang yang terlibat dalam pertengkaran itu sebagai "gangster", tapi selama persidangan 29 April, ia secara mengejutkan menyangkal pernyataan sebelumnya dengan mengklaim bahwa itu semua asumsinya sendiri.
"Meskipun benar bahwa mereka berdua memanggil seseorang, Seungri dan Yoo In Suk tidak pernah menggunakan istilah 'gangster'. Ketika mereka berbagi bahwa mereka akan memanggil seseorang, aku sendiri yang menganggap itu 'gangster'. Selama interogasi awal, polisi juga menggunakan istilah 'gangster', itulah kenapa aku menggunakan istilah itu," tuturnya.
Choi Jong Hoon juga berbagi bahwa selama interogasi pertama, polisi telah memberitahunya bahwa anggota geng hadir di lokasi pertengkaran, yang menurut Choi Jong Hoon tidak ia ingat.
"Polisi memberi tahuku bahwa ada anggota geng di tempat kejadian, tapi aku tidak mengetahui kehadiran mereka. Aku akan ingat jika gangster muncul, tapi aku tidak ingat mereka berada di sana karena itu hanya pesta minum biasa," ujarnya.
Apa yang diklaim Choi Jong Hoon sebagai asumsi pribadi diubah menjadi bukti faktual dalam catatan resmi polisi. Karena hal ini, dilaporkan bahwa selama pernyataan saksi penutupnya, Choi Jong Hoon menyampaikan penyesalan dan permintaan maafnya yang terdalam kepada Seungri.
"Interogasi itu memakan waktu lebih dari 12 jam dan aku hanya ingin ini diselesaikan secepat mungkin. Aku ingin menghindarinya. Aku menyadari bahwa aku seharusnya tidak membuat asumsi (gangster) itu setelah selesai dan aku sangat menyesalinya," kata Choi Jong Hoon.
"Aku tidak memeriksa catatan secara menyeluruh pada saat itu karena aku ingin interogasi selesai dengan cepat. Aku minta maaf ini semua terjadi pada terdakwa (Seungri)," lanjutnya.
Sementara itu, Choi Jong Hoon saat ini menjalani hukuman penjara dua tahun karena keterlibatannya dalam pemerkosaan geng yang melibatkan lima orang lainnya, termasuk Jung Joon Young.
(wk/chus)