Pengunjung Tanah Abang Melonjak Hingga 100 Ribu Orang, Anies Baswedan Ambil Langkah Ini
Instagram/aniesbaswedan
Nasional

Sebanyak 2.500 personel gabungan yang terdiri atas unsur kepolisian, TNI, dan Satpol PP pun diturunkan untuk melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan di pusat grosir tersebut.

WowKeren - Jumlah pengunjung di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, dilaporkan melonjak hingga 100 orang per Minggu (2/5) hari ini. Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai meninjau penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 di Pasar Tanah Abang.

"Jadi berbeda dengan hari-hari sebelumnya, hari Sabtu kemarin terjadi lonjakan jumlah pengunjung dari hari-hari sebelumnya sekitar 35 ribu, kemarin melonjak menjadi 87 ribu," ungkap Anies dalam konferensi pers. "Dan hari ini data sementara diperkirakan sekitar 100 ribu pengunjung."

Sebanyak 2.500 personel gabungan yang terdiri atas unsur kepolisian, TNI, dan Satpol PP pun diturunkan untuk melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan di pusat grosir tersebut. Sore ini, akan dilakukan penutupan pasar secara bergantian untuk menjaga ketertiban pengunjung dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Jadi mulai sore ini pasar akan ditutup dengan dibagi, ada yang ditutup jam 4 kan, ada yang ditutup jam 5," papar Anies. "Untuk menghindari keluar bersamaan dan kemudian menuju pada titik yang hampir sama."


Selain itu, sistem buka-tutup juga akan diterapkan di Pasar Tanah Abang mulai Senin (3/5) besok untuk mencegah kerumunan pengunjung. "Disiapkan petugas ketika jumlah orang di dalam pasar masih banyak maka pintu ditutup sehingga warga tidak bisa masuk sampai jumlahnya berkurang," terang Anies.

Adapun Pemprov DKI sendiri telah berkoordinasi dengan petugas Ditlantas Polda Metro Jaya terkait rekayasa lalu lintas di sekitar Pasar Tanah Abang. Rencananya, jalan sekitar akan ditutup apabila kapasitas Pasar Tanah Abang telah penuh.

"Jadi kebijakan tertutup ini akan diberlakukan besok," jelasnya. "Buka tutup pintu pasar pengendalian masuk keluar lewat stasiun dan juga penertiban di jalan-jalan sekitar kawasan tanah Abang."

Sementara itu, masyarakat sendiri diimbau untuk tidak berbondong-bondong berbelanja di Pasar Tanah Abang. Anies mengingatkan bahwa Jakarta memiliki banyak pasar lain yang bisa dijadikan tempat alternatif dalam berbelanja.

"Kami menganjurkan untuk mendatangi berbagai pasar di Jakarta, selain Pasar Tanah Abang," pungkas Anies. "Dengan begitu masyarakat bisa mendapatkan barang tanpa beresiko kerumunan dengan mendatangi tempat yang lain."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts