Maskapai Baru Super Air Jet yang Sasar Milenial Belum Dapat Izin Terbang Dari Kemenhub
Unsplash/Tim Gouw
Nasional

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto mengungkapkan bahwa maskapai tersebut kini tengah mengurus izin terbang, namun belum bisa memastikan kapan izin tersebut dapat diterbitkan.

WowKeren - Maskapai baru bernama Super Air Jet yang akan mengudara dalam waktu dekat ini siap meramaikan dunia penerbangan Indonesia. Menurut Direktur Utama Super Air Jet, Ari Azhari, fokus utama maskapainya adalah menawarkan konsep low cost carrier (LCC) alias penerbangan berbiaya rendah. Maskapai ini juga menyasar kalangan milenial.

"Super Air Jet didirikan atas dasar optimis bahwa peluang pasar khususnya kebutuhan penerbangan dalam negeri (domestik Indonesia) masih ada dan terbuka luas," tutur Ari dalam keterangan resmi, Senin (3/5). "Ada permintaan yang sangat kuat dari masyarakat untuk perjalanan udara saat ini, terutama para milenial."

Adapun kalangan milenial disebut menjadi fokus utama Super Air Jet untuk mengakomodir segmen perjalanan udara yang mengalami pertumbuhan paling cepat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Beberapa pertimbangan di antaranya adalah kalangan muda dinilai lebih mementingkan pengalaman langsung dan mayoritas telah memiliki penghasilan sendiri, sehingga mampu menyisihkan banyak anggaran untuk perjalanan.

"Oleh karena itu, Super Air Jet akan menjadi rekomendasi bagi wisatawan dan pebisnis generasi muda," lanjutnya. "Segmen 'kawula muda' akan terus tumbuh pesat dan Super Air Jet bersiap untuk meraih pasar itu melalui konsep 'super cost' yakni menawarkan layanan maskapai berbiaya paling hemat, sehingga lebih terjangkau."

Ari juga menyatakan bahwa Super Air Jet saat ini bersiap untuk lepas landas melalui berbagai tahapan dan prosedur yang dibutuhkan. Hal tersebut didasarkan pada ketentuan-ketentuan dalam rangka mempersiapkan penerbangan perdana yang dijadwalkan dalam waktu dekat.


Nantinya, maskapai anyar ini akan menawarkan penerbangan langsung antar-kota di pasar domestik. Hingga kemudian dapat merambah ke rute-rute internasional. "Pada tahap awal, Super Air Jet akan mengoperasikan armada generasi terbaru yaitu Airbus A320- 200 yang berkapasitas 180 kursi kelas ekonomi, yang nyaman di kelasnya, tempat duduk ergonomis," jelasnya.

Di sisi lain, Super Air Jet saat ini rupanya masih belum mengantongi izin laik terbang. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto mengungkapkan bahwa maskapai tersebut kini tengah mengurus izin terbang, namun belum bisa memastikan kapan izin tersebut dapat diterbitkan.

"Tergantung berapa lama, perusahaan harus buktikan dulu, pesawatnya bagaimana, kru bagaimana," papar Novie kepada CNN Indonesia. "Kalau bisa melengkapi bukti, perusahaan harus berikan bukti, punya ini, punya itu."

Menurut Novie, rute penerbangan maskapai juga masih belum ditentukan. "(Rute) ini juga belum, belum semua diizinkan, perizinan yang menilai inspektur, harus cek ke inspektur," kata Novie.

Hal senada juga disampaikan oleh Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati. "Semua masih proses. Secara hukum, pemilik Super Air Jet adalah PT Kabin Kita Top," pungkasnya.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts