Suga mengakui dirinya sendiri tidak asing dengan menghadapi hambatan bahasa, terutama sebagai penggemar musik Barat yang sangat bergantung pada terjemahan musik untuk memahami konteksnya.
- Eka Dewi Sofia Putri
- Kamis, 20 Mei 2021 - 13:17 WIB
WowKeren - Sebagai penggemar BTS (Bangtan Boys) yang merupakan grup Korea, ARMY yang memiliki basis penggemar global sering kali mengandalkan terjemahan lirik dan penjelasan untuk sepenuhnya memahami pesan grup. Suga duduk bersama Rolling Stone untuk membahas kendala bahasa ini dan apa yang dia lakukan untuk mencoba meminimalkan kesenjangan ini.
Suga mengungkapkan bahwa dirinya sendiri tidak asing dengan menghadapi hambatan bahasa, terutama sebagai penggemar musik Barat yang sangat bergantung pada terjemahan musik untuk memahami konteksnya.
"Ketika aku tumbuh dewasa, tentu saja, aku mendengarkan hip-hop dan pop Amerika, dan bahasa Inggrisku tidak terlalu bagus. Jadi aku membaca lirik dan terjemahan liriknya," kata Suga.
Kendala bahasa tidak akan pernah menghalangi penggemar untuk mencintai musik. Namun, Suga mengakui sering kali ada tingkat permainan kata yang hanya akan langsung ditangkap dan dipahami oleh penutur asli.
"Jelas, apa yang penutur asli bahasa Inggris anggap sebagai key lines, key verses, punchline, aku benar-benar tidak dapat memahaminya karena kerumitan bahasanya. Dan, menurutku, itu adalah bagian dari kendala bahasa yang tidak dapat dihindari," Suga mengakui.
Solusinya? Sebagai seseorang yang berada di kedua sisi persamaan, Suga mencoba untuk menulis lirik seimbang yang menarik bagi semua orang terlepas dari bahasa ibu mereka. Selain itu, Suga melakukan apa yang dia bisa untuk mengurangi kesenjangan dengan belajar bahasa Inggris.
"Menurutku, penting untuk mencoba menemukan media yang menyenangkan di mana orang-orang dari bahasa dan budaya atau bahasa lain memahaminya. Jadi kami mencoba menulis lirik di tengah-tengah, yang bisa dipahami oleh orang-orang yang berbicara bahasa lain," ujar Suga.
"Dan juga, aku semakin banyak belajar bahasa Inggris, mencoba untuk lebih memahaminya. Jadi jika kita bisa mendapatkan penutur bahasa Korea dan penutur bahasa Inggris untuk memahami liriknya, itu akan bagus. Tapi sekali lagi, itu juga yang aku alami," pungkasnya.
(wk/dewi)