Cek Saldo di ATM Link Mulai Dikenai Biaya Rp 2.500 Per 1 Juni, Ini Alasannya
Unsplash/Eduardo Soares
Nasional

Sebagai informasi, jaringan ATM Link milik bank-bank pelat merah ini awalnya menggratiskan transaksi cek saldo dan tarik tunai bagi semua pengguna kartu debit bank BUMN.

WowKeren - Cek saldo dan tarik tunai di jaringan ATM Link akan dikenakan biaya mulai 1 Juni 2021 mendatang. Adapun Biaya yang dikenakan yakni Rp 2.500 untuk cek saldo, dan Rp 5.000 untuk tarik tunai.

Sebagai informasi, jaringan ATM Link milik bank-bank pelat merah ini awalnya dihadirkan untuk mempermudah transaksi antar bank BUMN. Salah satunya adalah dengan menggratiskan transaksi cek saldo dan tarik tunai bagi semua pengguna kartu debit bank BUMN.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI yang merupakan anggota Himpunan Bank Negara (Himbara) lantas memberikan penjelasan terkait penyesuaian biaya tersebut. Menurut Corporate Secretary BNI, Mucharom, Himbara telah sepakat melakukan penyesuaian dengan menimbang bisnis yang berkelanjutan.

"Dapat kami sampaikan Himbara sepakat melakukan penyesuaian untuk biaya transaksi pada ATM Link Himbara," papar Mucharom kepada detikcom, Jumat (21/5). "Hal tersebut dilakukan untuk membangun bisnis yang berkelanjutan, sehingga perlu adanya penyesuaian biaya transaksi tarik tunai dan cek saldo."


Meski tak lagi gratis, Mucharom memastikan bahwa biaya tersebut masih lebih rendah dibanding biaya transaksi selain melalui ATM Link. Sebagai contoh, cek saldo di ATM bank lain dikenakan biaya Rp 4.000 per transaksi, sedangkan tarik tunai dikenakan biaya Rp 7.500 per transaksi.

Mucharom juga menjelaskan bahwa penyesuaian biaya transaksi tersebut menjadi komitmen Himbara untuk meningkatkan layanan perbankan yang inklusif, peningkatan keamanan dan kenyamanan.

"Penyesuaian biaya transaksi merupakan bentuk komitmen Himbara untuk terus meningkatkan layanan perbankan inklusif, peningkatan keamanan dan kenyamanan dengan biaya yang terjangkau bagi masyarakat," terang Mucharom. "Selain itu, Himbara juga mendukung program GNNT (Gerakan Nasional Non Tunai) di mana penyesuaian biaya transaksi tersebut untuk mengurangi ketergantungan masyarakat atas penggunaan uang tunai."

BNI sendiri disebutnya akan terus melakukan inovasi layanan digital kepada nasabah. Salah satunya adalah penarikan tunai tanpa kartu di ATM.

Nasabah cukup menggunakan fitur Mobile Tunai yang tersedia di BNI Mobile Banking. "Sehingga untuk penarikan dana tunai bagi diri sendiri maupun orang lain lebih mudah tanpa perlu membawa kartu debit," jelasnya.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts