Muncul Klaster Halalbihalal Lebaran di Jaktim, 120 Warga Jalani Isolasi Mandiri
Pixabay
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Dari 686 warga Cilangkap Jaktim yang menjalani tes pasca halalbihalal Lebaran, sebanyak 104 di antaranya positif COVID-19. Isolasi mandiri massal pun digelar.

WowKeren - Pemerintah berusaha mengantisipasi ledakan kasus COVID-19 pasca Ramadan dan Idul Fitri, salah satunya dengan mengimbau tidak diadakannya halalbihalal atau silaturahmi tatap muka. Namun nyatanya tetap ada beberapa kasus "kecolongan" yang seolah kini mulai menunjukkan dampaknya.

Salah satunya terjadi di RT 03/RW 03 Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur di mana sebanyak 120 warga dilaporkan menjalani isolasi mandiri. Klaster ini ditemukan setelah ditemukan kasus positif COVID-19 pasca pelaksanaan silaturahmi Lebaran di sana.

Kendati demikian, Ketua PKK RW 03 Yanti menjelaskan tidak semua warga yang menjalani isoman karena positif COVID-19. Menurutnya, seharusnya ada 50 warga lagi yang menjalani isolasi namun kini dialihkan ke fasilitas kesehatan seperti di Wisma Atlet Kemayoran.

"Sisanya ini di rumah. Ada yang positif hanya ibunya, tapi karena anaknya masih kecil jadi tidak bisa ke Wisma Atlet, sehingga anaknya terhitung sebagai warga isolasi mandiri meski negatif," ujar Yanti kepada Tempo, Selasa (25/5).


Kini ratusan warga itu harus menjalani karantina mandiri selama 14 hari. Setelahnya mereka akan menjalani tes swab PCR untuk mengetahui kondisi terkini.

"Kalau hasilnya membaik dan evaluasi kelurahan baik, karantina dan posko semua dibubarkan," papar Yanti. Sebab diketahui saat ini terdapat posko tes swab PCR di RT 03/RW 03 Cilangkap untuk memantau kondisi para warga.

Klaster yang ditimbulkan dari aktivitas halalbihalal ini memang cukup mengejutkan, yakni ditemukan sebanyak 104 kasus positif COVID-19 di antara 686 warga yang menjalani tes swab PCR. Ketua RW 03 Rosadi menyatakan, klaster bermula dari salah seorang warga yang merasakan gejala COVID-19.

"Hasilnya positif," ujar Rosadi, mengungkap kondisi warga yang kemudian menjalani tes antigen itu. Pelacakan kontak dekat pun dilakukan hingga kemudian ditemukan ratusan positif COVID-19 setelah diadakan tes massal yang difasilitasi Polsek Cipayung dan Polres Jaktim.

Sebelumnya klaster-klaster buntut Lebaran mulai terlihat di berbagai daerah. Seperti temuan 109 kasus positif COVID-19 hasil tes cepat antigen di sebuah pabrik sepatu di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts