Indonesia Tak Masuk Daftar Haji 2021, DPR Dorong Pemerintah 'Rayu' Arab Saudi
Piqsels
Nasional

Anggota Komisi Agama DPR RI Bukhori Yusuf menuntut pemerintah untuk menyusun rencana strategis agar masyarakat Indonesia diizinkan memasuki Arab Saudi guna menunaikan ibadah Haji 2021.

WowKeren - Indonesia tidak masuk dalam daftar 11 negara yang diperbolehkan memasuki wilayah Arab Saudi per 30 Mei 2021. Dengan demikian, nasib ibadah Haji masyarakat Indonesia masih belum dapat dipastikan hingga saat ini.

Hal itu menjadi sorotan banyak pihak, termasuk anggota Komisi Agama DPR RI Bukhori Yusuf. Ia menuntut pemerintah Indonesia untuk merespon permasalahan ini dengan serius.

"Dinamika terbaru menuntut pemerintah Indonesia supaya lebih sungguh-sungguh dalam mengambil sejumlah langkah strategis terkait persiapan Haji," kata Bukhori kepada JawaPos.com, Minggu (30/5).

Bukhori juga menyayangkan keputusan pemerintah Arab Saudi tersebut. Menurutnya, keputusan tersebut menunjukkan lemahnya upaya diplomasi yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia.

Dia menjelaskan, "Pada prinsipnya, kami menghormati keputusan KSA (Kingdom of Saudi Arabia), yang kami yakini sebagai ijtihad demi keselamatan jamaah hHji. Sementara di sisi lain, kondisi terbaru ini harus menjadi bahan evaluasi pemerintah Indonesia sebab hingga saat ini KSA belum mencabut Indonesia dalam daftar tunda."


Maka dari itu, Bukhori meminta pemerintah Indonesia untuk "merayu" Arab Saudi dengan menggencarkan upaya diplomasi. Harapannya agar negara tersebut mengizinkan masyarakat Indonesia melaksanakan ibadah Haji tahun ini.

"Kualitas diplomasi harus ditingkatkan supaya segera diperoleh kepastian Haji bagi jemaah asal Indonesia. Saya memahami suasana batin mereka saat ini, yang kembali terkatung-katung akibat keputusan ini," ujar Bukhori.

Apalagi, sebagian besar calon jemaah Haji Indonesia telah melakukan persiapan matang, termasuk menjalani vaksinasi Corona. "Demi kepastian bagi calon jemaah Haji kita, di mana sebagian besar dari mereka sudah divaksinasi dan siap untuk berangkat ke tanah suci," pungkasnya.

Di sisi lain, Kemenag berharap agar Arab Saudi segera memberikan kepastian karena ibadah Haji akan mulai dilaksanakan pada pertengahan Juli mendatang. Kemenag juga akan membahas perkara ini bersama DPR RI sembari melakukan persiapan pemberangkatan jemaah Haji 2021.

"Persiapan berikut mitigasinya terus dilakukan. Tapi pemerintah belum mengambil keputusan akhir," kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Khoirizi, dikutip dari keterangan resminya.

(wk/eval)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait