Puluhan Pegawai Gedung Sate Positif COVID-19, Pemda Terapkan Lockdown
Unsplash/Ifan Fauzan
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Di tengah upaya pemerintah menangani pandemi COVID-19, sejumlah tempat mengalami kenaikan kasus. Salah satunya adalah Gedung Sate yang akhirnya menerapkan sistem lockdown.

WowKeren - Angka kasus COVID-19 di Indonesia saat ini masih terbilang cukup tinggi, meski secara persentase mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kendati demikian, masih ada sejumlah wilayah Indonesia yang tengah menghadapi kenaikan kasus COVID-19.

Belakangan, kompleks Gedung Sate yang menjadi kantor kerja Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ditutup sementara atau lockdown hingga 9 Juni 2021. Hal ini dikarenakan ada sekitar 31 orang yang terpapar COVID-19 dari tes masif yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Asisten Administrasi Umum Setda Jabar Dudi Sudrajat membenarkan kabar tersebut. "Iya betul, ada 31 orang yang positif (COVID-19)," tutur Dudi saat dihubungi detik.com, Kamis (3/6).

Lebih lanjut, Setda Jabar juga menerbitkan surat edaran untuk penyesuaian sistem kerja bagi pegawai negeri sipil (PNS) terhitung dari tanggal 3 hingga 9 Juni 2021. Area publik seperti masjid, kantin dan museum untuk sementara juga ditutup.


Selain itu, dalam surat edaran tersebut juga memuat imbauan agar masyarakat menghindari kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang lebih dari lima. Jika ada kegiatan yang melibatkan lebih dari lima orang, lebih baik dilakukan secara virtual.

Kemudian, pegawai di kantor atau tempat bekerja pada setiap unit juga dibatasi maksimal 25 persen dari kapasitas normal, kecuali para pejabat struktural agar dapat hadir. Bagi PNS yang berusia 50 tahun ke atas, ibu hamil dan menyusui, serta memiliki penyakit bawaan atau perantara, disarankan untuk flexible working arrangements (FWA).

Sebelumnya, pada Agustus 2020 lalu, Gedung Sate juga sempat dilockdown usai ditemukan 40 karyawan yang positif COVID-19. Sistem kerja bagi karyawan pun akhirnya disesuaikan dengan protokol kesehatan.

Sementara itu, wilayah Indonesia lainnya yang mengalami kenaikan kasus COVID-19 yakni Kudus, Jawa Tengah. Adanya kenaikan kasus itu dikarenakan masa libur panjang selama lebaran 2021.

Kudus tidak hanya dihadapkan dengan kenaikan kasus COVID-19, melainkan juga angka kematiannya. Bahkan petugas di Kudus sampai harus menerapkan waiting list dalam proses pemakaman jenazah pasien COVID-19.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts