Jepang Targetkan November Sudah Vaksinasi Seluruh Warganya
Dunia
Vaksin COVID-19

Peluncuran vaksin di Jepang telah dimulai sejak Februari lalu. Inokulasi dimulai pada pekerja medis dan kemudian meluas ke orang berusia 65 tahun ke atas pada bulan April.

WowKeren - Perdana Menteri Yoshihide Suga memberi isyarat pada hari Rabu (9/6) bahwa semua penduduk yang ingin divaksinasi akan menerima suntikan mereka pada bulan November. Pernyataan ini dipandang sebagai sebuah deklarasi yang berani ketika pemerintahannya berusaha meyakinkan publik bahwa akhir pandemi sudah dekat di negara itu menjelang pemilihan umum.

Pernyataan Suga muncul ketika vaksinasi telah meningkat pesat di seluruh negeri. Yang mana sebelumnya, Jepang telah menghadapi kritik terkait peluncuran vaksin yang awalnya lambat.

Hal itu disampaikan Suga saat berhadapan langsung dengan Yukio Edano, yang mengepalai Partai Demokrat Konstitusional Jepang. "Saya ingin vaksin telah diberikan kepada semua penduduk yang ingin menerimanya pada periode Oktober-November," ujarnya.


Sebelumnya, Suga telah berjanji untuk menyelesaikan vaksinasi bagi 36 juta penduduknya yang berusia 65 tahun atau lebih pada akhir Juli. Selama debat hari Rabu, perdana menteri mengatakan dia telah diberi pengarahan bahwa 98 persen dari semua kota di Jepang akan dapat memenuhi target dan menyatakan keyakinan bahwa ketegangan pada sistem perawatan kesehatan akan berkurang "secara signifikan."

Peluncuran vaksin di Jepang telah dimulai sejak Februari lalu. Pada awalnya, inokulasi dilakukan pada pekerja medis dan kemudian meluas ke orang berusia 65 tahun ke atas pada bulan April. Suga yang frustrasi dengan progres yang lamban yang mana sebagian besar disebabkan oleh masalah birokrasi, meminta dokter dan perawat dari Self-Defense Forces untuk memvaksinasi hingga 10.000 dan 5.000 orang per hari di Tokyo dan Osaka.

Pada hari Senin, sekitar 10 persen dari populasi di Jepang telah diberikan setidaknya satu suntikan vaksin virus corona, menurut Our World in Data, yang mana jumlah ini adalah yang terendah di antara negara-negara ekonomi utama. Sedangkan vaksinasi di tempat kerja dan universitas akan diluncurkan pada 21 Juni mendatang.

"Langkah-langkah melawan virus corona telah sangat berubah sejak vaksin dikembangkan," kata Suga. "Saya akan memelopori program peluncuran vaksin dengan sekuat tenaga dan mencegah penyebaran infeksi."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts