Presiden Pertama Sekaligus Pendiri Zambia Meninggal di Usia 97 Tahun Usai Dirawat Karena Pneumonia
Dunia

Kenneth Kaunda semasa hidupnya dikenal dengan perannya sebagai pejuang anti-kolonial yang menentang kekuasaan minoritas kulit putih di negara-negara Afrika Selatan.

WowKeren - Bapak pendiri Zambia, Presiden Kenneth Kaunda dilaporkan meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Lusaka. Ia mengembuskan napas terakhirnya di usia 97 tahun usai menjalani perawatan karena penyakit pneumonia.

Kaunda memerintah Zambia dari tahun 1964 hingga tahun 1991. Tahun 1964 adalah ketika negara Afrika Selatan itu memperoleh kemerdekaannya dari Inggris. Ia adalah salah satu aktivis yang paling berkomitmen melawan HIV/AIDS di Afrika.

Mantan presiden yang akrab disapa KK merasa tidak enak badan dan telah dirawat di Pusat Medis Maina Soko di Lusaka pada hari Senin (14/6). Pihak berwenang menyatakan 21 hari berkabung atas kematian KK.

"Atas nama seluruh bangsa dan atas nama saya sendiri," kata Presiden Edgar Lungu dalam pesan di halaman Facebook-nya. "Saya berdoa agar seluruh keluarga Kaunda terhibur saat kami berduka atas presiden pertama kami dan ikon Afrika sejati."


"Saya sedih untuk memberi tahu (anggota) bahwa kami telah kehilangan Mzee (orang tua). Mari kita doakan dia," kata putra Kaunda, Kambarage, di halaman Facebook mendiang presiden pada hari Kamis (17/6).

KK semasa hidupnya dikenal dengan perannya sebagai pejuang anti-kolonial yang menentang kekuasaan minoritas kulit putih di negara-negara Afrika Selatan. Berpegang pada filosofi Mahatma Ghandi, Kaunda adalah pemimpin yang berkomitmen pada prinsip-prinsip non-kekerasan. Kaunda tidak malu untuk menangis di depan umum dan memiliki gaya bicara yang unik.

Sebagai presiden UNIP, Kaunda memerintah Zambia selama 27 tahun. Kaunda berhasil memenangkan kemerdekaan bagi bangsanya tanpa menggunakan kekerasan pada tahun 1964 dengan menggunakan keterampilan retorikanya untuk menarik publik.

UNIP adalah Partai Persatuan untuk Pembangunan Nasional yang didirikan pada tahun 1959. UNIP sebelumnya bernama Kongres Nasional Afrika Zambia (ZANC). Sebelum membentuk ZANC, Kaunda sempat memulai karier politiknya sebagai sekretaris penyelenggara Kongres Nasional Afrika Rhodesia Utara (NRANC) di Provinsi Utara Zambia hingga kemudian memisahkan diri.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts