Lucinta Luna tak terlihat ikut dalam sesi pemotretan 'We Are Human' yang dilakukan Oscar Lawalata, Dena Rachman dan Millendaru. Netter lantas menyindir Lucinta yang terkesan enggan mengakui jati dirinya.
- Ria Susilo Wardhani
- Kamis, 01 Juli 2021 - 14:17 WIB
WowKeren - Foto-foto cantik Oscar Lawalata, Dena Rachman hingga Millendaru yang seolah menegaskan status transgender masih jadi sorotan. Lewat pesan "We Are Human", Oscar, Dena dan Millen seolah ingin masyarakat belajar menerima dan menghargai perbedaan.
"Di Indonesia maupun di berbagai belahan dunia, ada banyak lapisan yang perlu ditengok saat membahas “kita semua sama-sama manusia”, antara lain: Ras, ekspresi maupun identitas gender, warna kulit, kelas sosial, usia, agama dan aliran kepercayaan, kewarganegaraan, orientasi seksual, status disabilitas, status pernikahan, pekerjaan, hingga pengalaman unik sebagai manusia," tulis Oscar dan Millen. "Latar belakang yang beragam membuat kita terkadang sulit menerima perbedaan—lalu muncul diskriminasi, ketimpangan, beragam bentuk kekerasan, hingga bentuk ketidakadilan lainnya."
"Memanusiakan manusia,” kalimat yang beberapa waktu belakangan sering kembali terdengar dan digunakan sebagai pengingat untuk bersikap menerima sekaligus menghargai orang lain. Kenal ataupun tidak kenal. Suka ataupun tidak suka. Setuju maupun tidak setuju. Pada dasarnya, memaknai kalimat tersebut juga dapat dilihat setidaknya dalam tiga nilai: Kesetaraan, keadilan, dan persaudaraan," tulis Dena.
Aksi trio cantik itu kompak menyuarakan pesan "We Are Human" memicu reaksi dukungan dari netter. Namun tak cuma itu, netter juga membahas tentang sosok Lucinta Luna.
Rupanya, netter mempertanyakan kenapa Lucinta tak ikut dalam foto tersebut. Netter lainnya lantas mengungkap reaksi menohok.
"Kok lucinta luna g ikut," kata seorang netter. "Si LL mah munafik, gak mau ngaku, cari sensasi bukan prestasi," seru yang lainnya.
Sebelumnya, Lucinta kerap menyangkal kalau dirinya seorang transgender. Lucinta juga sering menuai kritik karena mengklaim bisa hamil layaknya cewek tulen.
Disisi lain, jati diri Lucinta justru akhirnya terbongkar ketika ia tertangkap karena kasus narkoba pada 2020. Sempat ngotot sebagai perempuan, Lucinta ternyata memang berjenis kelamin laki-laki dari lahir. Ia kemudian melakukan operasi kelamin pada Desember 2019 dan mengganti namanya dari Muhammad Fatah menjadi Ayluna Putri. Keputusan pergantian jenis kelamin ini juga sudah sah secara hukum.
"Kalau di sini kalau melihat penetapan ya, ini ada penetapan dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 1230 Pdt.P 2019. Intinya adalah seorang bernama Muhammad Fatah mengajukan permohonan ke pengadilan untuk mengubah kelamin. Sekaligus namanya berubah dari Muhammad Fatah menjadi Ayluna Putri dan berdasarkan pertimbangan hakim, permohonan itu dikabulkan," kata Humas PN Jakarta Selatan, Achmad Guntur, Februari 2020. "Lengkapnya begini, memberikan izin kepada pemohon untuk mengganti status jenis kelamin yang semula berjenis kelamin laki-laki menjadi jenis kelamin perempuan. Beserta pergantian nama dari Muhammad Fatah, menjadi Ayluna Putri."
(wk/riaw)