Pada Kamis (8/7) pagi, pemerintah Dubai mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa layanan darurat berhasil mengendalikan kobaran api yang disebut berasal dari peti kemas kapal.
- Zodiak Yanuarita
- Kamis, 08 Juli 2021 - 08:45 WIB
WowKeren - Sebuah kapal kontainer yang berlabuh di salah satu pelabuhan terbesar dunia di Dubai terbakar. Insiden ini terjadi pada Rabu (7/7) malam waktu setempat.
Hal itu sebagaimana disampaikan oleh pihak berwenang setempat. Sebelum terjadi kebakaran, sempat terdengar sebuah ledakan yang menghebohkan warga di sana.
Kobaran api terjadi di sebuah kapal di Pelabuhan Jebel Ali. Pelabuhan yang terletak di sisi timur Semenanjung Arab ini merupakan pelabuhan penting serta yang tersibuk di Timur Tengah. Kendati demikian pihak berwenang mengatakan situasinya telah terkendali. Kantor Media Dubai menyebutkan jika sumber kebakaran berasal dari peti kemas.
"Kebakaran yang disebabkan oleh ledakan di dalam peti kemas di atas kapal di Pelabuhan Jebel Ali telah berhasil dikendalikan," kata kantor media tersebut. "Tidak ada korban yang dilaporkan."
Kebakaran ini melepaskan gelombang kejut melalui kota hingga mengguncang bangunan dan jendela di jarak sejauh 25 kilometer (15 mil) dari pelabuhan. Sedikitnya tiga warga di daerah sekitar ledakan, melaporkan jendela dan pintu di rumah mereka terguncang akibat insiden tersebut.
Sementara itu, pada Kamis (8/7) pagi, pemerintah Dubai mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa layanan darurat telah berhasil mengendalikan kobaran api. Meski demikian, masih belum diketahui secara pasti berapa kerugian yang ditimbulkan atas insiden itu. Begitu pula dengan penyebabnya.
Pejabat pelabuhan telah melakukan segala upaya yang diperlukan untuk memastikan bahwa pergerakan normal kapal berlanjut tanpa gangguan. Saat ini, pemerintah tengah melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kebakaran.
Direktur Jenderal DMO Mona al-Marri mengatakan kepada Al-Arabiya TV bahwa insiden kebakaran semacam ini ini "bisa terjadi di mana saja". Ia menambahkan bahwa kantor komunikasi pemerintah dengan segera mengeluarkan pernyataan untuk menghindari munculnya rumor yang tidak jelas.
Sementara itu, kapal yang terbakar adalah kapal yang belum teridentifikasi. Kantor tersebut mengatakan jika kapal itu hendak berlabuh di salah satu tempat berlabuh "jauh dari jalur pelayaran utama pelabuhan".
(wk/zodi)