Mengingat kurangnya infrastruktur di wilayah tersebut, para peneliti memperingatkan bahwa tanggapan darurat terhadap segala jenis tumpahan minyak di Kutub Utara akan sangat sulit.
- Zodiak Yanuarita
- Kamis, 08 Juli 2021 - 11:05 WIB
WowKeren - Aktivitas manusia yang turut memberikan dampak pada perubahan iklim dikhawatirkan akan bisa menyebabkan es laut di seluruh Kutub Utara menghilang. Jika es mulai menghilang maka hal ini akan membuka perairan baru untuk pelayaran.
Hal tersebut kemudian akan memicu minat dalam eksplorasi minyak dan gas. Satu hal yang dikhawatirkan oleh para ilmuwan adalah ketika terjadi peningkatan lalu lintas pengiriman. Hal ini akan memicu risiko kecelakaan yang melibatkan kapal tanker minyak, seperti yang terjadi pada 1989 lalu ketika Exxon Valdez kandas di Prince William Sound lalu menumpahkan lebih dari 11 juta galon minyak ke Teluk Alaska.
Untuk membantu pembuat kebijakan mengukur risiko tersebut, para peneliti di Kanada mengembangkan model untuk mensimulasikan dampak tumpahan minyak. Penulis utama Mawuli Afenyo yang merupakan peneliti di Universitas Manitoba menyebut jika konsekuensi seperti yang terjadi pada insiden kapal Exxon itu akan memberikan dampak yang sangat signifikan.
"Jika ada kecelakaan oleh kapal tanker seperti Exxon Valdez, konsekuensinya bisa sangat menghancurkan," ujarnya kepada UPI. Para peneliti menggabungkan analisis statistik Bayesian dan kecerdasan buatan. Model itu menjelaskan berapa besar kerugian jika minyak tumpah.
"Informasi tentang musim, angin, dan suhu semuanya telah disertakan," kata Afenyo. "Data kecelakaan di wilayah ini juga diperhitungkan. Pola perburuan dan kegiatan ekonomi penduduk juga disertakan. Hasilnya menunjukkan dampak tumpahan minyak dalam dolar ketika itu terjadi."
Ketika para ilmuwan mensimulasikan tumpahan minyak dengan intervensi segera, Afenyo dan rekan-rekannya terkejut melihat seberapa cepat total kerusakan dalam dolar meningkat dalam waktu singkat. Mengingat kurangnya infrastruktur di wilayah tersebut, para peneliti memperingatkan bahwa tanggapan darurat terhadap segala jenis tumpahan minyak di Kutub Utara akan sangat sulit.
"Tumpahan minyak memang memiliki dampak sosial dan perlu ditanggapi dengan sangat serius, karena mempengaruhi dinamika keluarga dan budaya daerah yang rentan," kata Afenyo. "Yang mengejutkan kami dari penelitian ini adalah bagaimana tumpahan minyak berdampak pada budaya, perburuan, dan cara hidup masyarakat adat lainnya."
(wk/zodi)