Selain unggahan soal Raffi Ahmad, postingan diduga milik Dokter Lois yang berkomentar soal autoimun yang diderita Ashanty jugaramai diserbu respons warganet.
- Septi Fatmawati
- Selasa, 13 Juli 2021 - 14:30 WIB
WowKeren - Nama dokter Lois mendadak viral di jagat maya setelah kemunculannya di acara “Hotman Paris Show” belum lama ini. Kini ia diamankan pihak berwajib lantaran pernyataan kontroversialnya yang mengaku tak percaya dengan Covid-19. Kabar ini pun membuat sosok dokter Lois sontak menjadi sorotan.
Salah satunya postingan Instagram diduga milik dokter Lois dengan nama akun @dr_lois7 tak kalah menjadi perbincangan. Pasalnya dokter tersebut diduga pernah mengkritik artis Raffi Ahmad yang pernah menjalani vaksin.
Tak Cuma menyenggol Raffi, ramai disebut jika dokter Lois juga sempat berkomentar mengenai Ashanty. Dalam unggahannya, dokter Lois menyebut jika autoimun yang diderita Ashanty bukan penyakit berbahaya. Hal ini disampaikannya seraya mengunggah sebuah tangkapan layar pemberitaan soal Ashanty yang sudah menyiapkan harta warisan untuk anak-anaknya.
“Autoimun bukan penyakit berbahaya. Sembuh Total 1 bulan dengan Terapi Hormon Bio identical,” bunyi unggahan dalam akun dokter Lois tersebut.
Terang saja warganet langsung memberikan beragam reaksi mereka. Banyak yang mengaku geram dan merespons sinis pernyataan dokter tersebut. Bahkan ada yang ikut mengungkapkan pengalaman mereka atau orang terdekat yang juga mengidap autoimun.
“Mana ada an***, ade saya autoimun dari kelas 4 sd sekarang dia kelas 2 smk masih autoimun bedanya sudah jarang minum obat tidak separah dulu, persentase orang sembuh dari penyakit ini kecil, cuma yang namanya bsa sembuh ada,” celetuk pemilik akun @selena******.
“Autoimun kan ga bs sembuh dok... Hanya bisa remisi... Sewaktu2 akan kambuh kembali,” ujar akun @bunda******. “Emang situ udah pernah ngobatin pasien autoimun? Dan sembuh?” sedang tanya akun @lulu******.
Sementara itu terkait kabar terbaru mengenai dokter Lois yang ditangkap atas dugaan penyebaran hoaks Covid-19, kini disebut-sebut telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun pihak kepolisian memulangkan dokter Lois yang menyanggupi untuk tidak melarikan diri sehingga tidak perlu ditahan.
(wk/sept)