Cegah Penularan COVID-19, Para Atlet Olimpiade Tokyo Kalungkan Medali Sendiri Saat Upacara
Unsplash/Kyle Dias
Dunia
Kontroversi Olimpiade Tokyo

Medali diletakkan di atas nampan yang diberikan kepada para atlet yang akan mengambilnya sendiri. Petugas yang meletakkan medali di nampan harus memakai sarung tangan.

WowKeren - Pandemi COVID-19 telah menyebabkan banyak perubahan pada bagaimana Olimpiade digelar. Seperti Olimpiade Tokyo yang akan digelar bulan ini. Diketahui, Olimpiade Tokyo akan dibuka pada 23 Juli mendatang di tengah keadaan darurat dan meningkatnya jumlah kasus COVID-19 di kota itu.

Salah satu perubahan itu akan terlihat saat upacara. Demi menghindari penularan virus corona, para atlet di Olimpiade Tokyo akan mengalungkan medali mereka di leher mereka sendiri.

Presiden Komite Olimpiade Internasional Thomas Bach mengatakan jika telah terjadi "perubahan yang sangat signifikan" pada upacara medali tradisional di 339 acara. Hal itu disampaikan olehnya kepada media internasional melalui panggilan konferensi dari Tokyo.

Medali akan diletakkan di atas nampan yang kemudian diberikan kepada para atlet. Lalu kemudian atlet akan mengambilnya sendiri. Pada umumnya, medali Olimpiade diberikan oleh anggota IOC atau pejabat terkemuka di badan pengatur olahraga.


"Medali tidak akan diberikan di leher," kata Bach. "Medali akan disajikan kepada atlet di atas nampan dan kemudian atlet akan mengambil medalinya sendiri."

Ia menambahkan jika petugas yang akan meletakkan medali di nampan akan memakai sarung tangan yang sudah dipastikan bersih. Hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada tangan yang menyentuh medali itu sebelum atlet.

"Akan dipastikan bahwa orang yang akan meletakkan medali di nampan akan melakukannya hanya dengan sarung tangan yang didesinfeksi," lanjut Bach. "Sehingga atlet dapat yakin bahwa tidak ada yang menyentuh medali mereka sebelumnya."

Cara ini berbeda dengan pendekatan di sepak bola di Eropa. Presiden UEFA Aleksander Ceferin secara pribadi menggantungkan medali di leher para pemain di final kompetisi dalam beberapa pekan terakhir.

Ceferin juga berjabat tangan dengan kiper Italia Gianluigi Donnarumma pada penyerahan medali dan trofi Euro 2020 di London, Minggu. Sedangkan Bach, mengonfirmasi pada hari Rabu bahwa di Tokyo "tidak akan ada jabat tangan dan tidak akan ada pelukan selama upacara."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts