Anggota Parlemen Inggris Putuskan Boikot Olimpiade Beijing 2022 Secara Diplomasi
Dunia

Anggota parlemen Inggris secara diplomasi memboikot Olimpiade Beijing 2022. Hal ini dikarenakan Tiongkok dinilai telah melakukan sebuah pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang bertentangan dengan prinsipnya.

WowKeren - Pada Kamis (15/7), parlemen Inggris dengan suara bulat memutuskan untuk memboikot Olimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing secara diplomatis. Hal ini merupakan hukuman terbaru dari negara Barat untuk Tiongkok atas kekejaman sikapnya yang dilakukan kepada penduduk Uighur.

Parlemen Inggris juga menyatakan bahwa "House of Commons" percaya sebuah Olimpiade tidak boleh diadakan di negara yang pemerintahnya secara kredibel diduga melakukan kejahatan kekejaman massal. Keluarga kerajaan juga menolak untuk menghadiri undangan Olimpiade tersebut, jika Beijing masih melakukan penganiayaan terhadap warga minoritas Muslim di Barat Laut Xinjiang.

Pihak parlemen Inggris kemudian menyerukan untuk terus memboikot Olimpiade itu hingga sanksi yang dijatuhkan kepada Tiongkok pada awal tahun 2021, dicabut. Anggota parlemen dari Partai Konservatif Tim Loughton, dan juga para pejabat Inggris mengatakan kepada DPR sebelum pemungutan suara tuan rumah Olimpiade Tiongkok pada 2008 itu palsu.

Lebih lanjut, pihaknya mengatakan bahwa Tiongkok telah membuat banyak janji terkait dengan peningkatan Hak Asasi Manusia (HAM) untuk mendapatkan posisi di permainan. Akan tetapi, sejak diadakannya olimpiade, situasi di negara Asia malah semakin memburuk.


"Penganugerahan Olimpiade 2008 ke Beijing didampingi oleh Komite Olimpiade Internasional yang menjanjikan bahwa Olimpiade akan bertindak sebagai katalis untuk reformasi HAM di Tiongkok," bunyi keterangan anggota parlemen.

"Ya, genosida yang diakui secara luas di Xinjiang kemudian ribuan orang Tibet ditangkap dan dipenjarakan, dipindahkan, disiksa dan dibunuh kemudian," terangnya. "Pemusnahan kebebasan berbicara, kebebasan pers dan kebebasan politik di Hong Kong dan penghancuran Deklarasi Bersama Tiongkok-Inggris, dan pemberlakuan hukuman keamanan nasional nanti, itu berjalan dengan baik bukan."

Parlemen Inggris mengatakan bahwa apabila Tiongkok diberikan izin untuk tetap menggelar Olimpiade Beijing tersebut sesuai dengan apa yang diinginkan, itu berarti menormalkan atau mewajarkan perilaku buruknya. Kemudian juga seperti menyerahkan kemenangan propaganda kekuatan lunak kepada Wali Kota yang diinginkannya.

Secara politisi, Tim Loughton akan memboikot Olimpiade Beijing itu, dan memberitahu kepada rezim XI bahwa Inggris tidak akan menutup mata atas kejahatan yang dilakukan Tiongkok. "Hilangnya muka (Tiongkok) akan menderita akan menunjukkan betapa seriusnya Inggris," tandas Loughton.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait