Kasus Pertama, Penghuni Wisma Atlet Oimpiade Tokyo Positif COVID-19
Dunia
Kontroversi Olimpiade Tokyo

Tidak ada keterangan detail mengenai dari mana asal orang tersebut terkait masalah privasi. Saat ini, orang tersebut telah dipindahkan dari wisma atlet.

WowKeren - Penyelenggara Olimpiade Tokyo mengumumkan pada hari Sabtu (17/7) bahwa seseorang telah terdeteksi positif COVID-19 di wisma atlet. Ini menjadi kasus COVID-19 pertama di lokasi yang akan menjadi tempat tinggal bagi sebagian besar para petanding. Padahal, para atlet baru saja mulai berdatangan untuk pertandingan tersebut, yang berlangsung pada 23 Juli hingga 8 Agustus.

Berita ini tak pelak memunculkan keraguan apakah gelaran Olimpiade Tokyo benar-benar bisa dilangsungkan dengan aman dan terjamin. Pihak penyelenggara memastikan bahwa seorang pengunjung dari luar negeri yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan itu dinyatakan positif selama tes rutin pada hari Jumat.

Tidak ada keterangan detail mengenai dari mana asal orang tersebut terkait masalah privasi. Saat ini, orang tersebut telah dipindahkan dari wisma atlet. "Saat ini orang ini dikarantina di hotel," kata Masa Takaya, juru bicara panitia penyelenggara Tokyo.

Gelaran olahraga ini sebagian besar digelar tanpa penonton di tengah kekhawatiran terkait penularan virus corona. Publik Jepang sendiri bahkan khawatir jika gelaran di tengah infeksi virus corona yang masih merajalela justru akan menimbulkan masalah baru.


Masuknya pengunjung dikhawatirkan akan menimbulkan fenomena superspreader yang bisa membebani sistem medis yang sudah kewalahan. Sementara itu hingga kini baru sekitar 20 persen dari populasi yang divaksinasi penuh.

"Saya mengerti bahwa masih banyak faktor yang mengkhawatirkan," kata Presiden Olimpiade Tokyo 2020 Seiko Hashimoto pada Sabtu (17/7). "Penyelenggara harus berusaha memastikan bahwa orang-orang akan mengerti bahwa permainan ini aman dan terjamin."

Adapun kasus ini adalah satu dari 15 kasus virus corona yang dikonfirmasi di antara staf Olimpiade Tokyo pada hari ini. Ini adalah angka harian adalah yang tertinggi sejak 1 Juli, sedangkan jumlah total kasus virus corona di antara staf menjadi 45.

Sebelumnya, berita mengejutkan juga datang seputar Olimpiade Tokyo. Seorang atlet angkat beban asal Uganda dilaporkan menghilang dari hotel tempatnya dikarantina pada Jumat (16/7) waktu setempat.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts