Twitter Jajal Fitur 'Thumbs Up' dan 'Thumbs Down', Ikuti Jejak YouTube?
Dunia

Twitter dilaporkan tengah menguji fitur tombol jempol ke atas dan ke bawah atau like dan dislike untuk pengguna yang ingin beraksi terhadap suatu postingan.

WowKeren - Media sosial telah menjadi salah satu destinasi yang bisa dituju jika ingin mencari informasi yang sedang ramai dibicarakan. Salah satunya Twitter yang saat ini menjadi salah satu platform yang cukup populer.

Banyaknya pengguna membuat media sosial ini tak pernah sepi penghuni. Berbagai video menarik maupun cuitan seseorang bisa dengan segera menjadi viral dan menjadi perbincangan hangat di media sosial berlogo biru ini.

Kekinian, Twitter dilaporkan tengah menguji fitur tombol jempol ke atas dan ke bawah atau thumbs up dan thumbs down untuk pengguna yang ingin beraksi terhadap suatu postingan. Seperti diketahui, saat ini pengguna hanya dapat bereaksi terhadap tweet dengan membalas atau me-retweet mereka.

Jika pengguna menyukai sebuah cuitan atau postingan maka bisa menekan tombol hati. Sementara itu terkait pengujian ini, hanya dilakukan pada pengguna di platform iOS Apple.

Twitter Support mengatakan melalui platform itu pada hari Rabu (22/7) bahwa gagasan ini adalah dalam rangka untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada para pengguna. Twitter berharap dengan pengujian ini mereka bisa mengetahui balasan seperti apa yang diinginkan oleh penggunanya.


"Kami menguji ini untuk memahami jenis balasan yang menurut Anda relevan dalam sebuah (percakapan)," tulis mereka. "Sehingga kami dapat mencari cara untuk menampilkan lebih banyak balasan."

Fitur seperti ini sebelumnya sudah muncul di paltform YouTube. Namun berbeda dengan YouTube, untuk fitur kedua jempol tersebut, Twitter hanya akan menampilkan reaksi positif.

Perusahaan menambahkan bahwa jempol ke atas, atau suara positif, akan ditampilkan secara publik. Namun untuk jempol ke bawah tidak akan ditampilkan, setidaknya tidak selama fase pengujian.

"Ini bukan tombol tidak suka," tambah Twitter Support. "Downvotes hanya akan terlihat oleh Anda."

Lebih jauh, Twitter menegaskan bahwa kehadiran fitur tersebut untuk saat ini hanyalah dipergunakan sebagai pengujian. "Ini hanya ujian untuk penelitian sekarang. Itu tidak akan mengubah urutan balasan," demikian bunyi Twitter Support.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts