Sopir Bus Diduga Tertidur Saat Mengemudi, 10 Nyawa Melayang Hingga 44 Lainnya Luka-Luka
AP Photo/Luka Safundzic
Dunia

Polisi mengatakan bus itu memiliki plat nomor Kosovo dan sedang melakukan perjalanan dari Frankfurt, Jerman, ke ibu kota Kosovo, Pristina, yang terletak di selatan Serbia.

WowKeren - Sebuah insiden kecelakaan terjadi di Kroasia. Sebuah bus jatuh ketika keluar dari jalur jalan raya setelah pengemudi tampaknya tertidur.

Akibat insiden ini sebanyak 10 orang dilaporkan tewas dan 44 lainnya mengalami luka-luka. Pihak berwenang mengatakan jika beberapa di antaranya bahkan mengalami luka yang serius.

Insiden nahas itu terjadi sekitar pukul 06.00 pagi waktu setempat di dekat kota Slavonski Brod di jalan raya antara ibukota Kroasia Zagreb dan perbatasan Serbia. Jalur ini menjadi arteri utama selama musim panas karena turis dan pekerja pulang dari Eropa Barat.

Polisi mengatakan bus itu memiliki plat nomor Kosovo dan sedang melakukan perjalanan dari Frankfurt, Jerman, ke ibu kota Kosovo, Pristina, yang terletak di selatan Serbia. Para pejabat mengatakan bus itu membawa 67 penumpang, termasuk anak-anak, dan dua pengemudi, yang salah satunya juga turut meninggal dalam kecelakaan itu.


Sebanyak 44 orang yang terluka dipindahkan ke rumah sakit setempat. Slavonski Brod Josip Samardzic, kepala rumah sakit, mengatakan delapan orang mengalami luka serius.

Akibat kejadian ini, sopir bus ditahan. Pihak berwenang mengatakan jika diduga sopir bus kehilangan kendali atas kendaraannya setelah tertidur sebentar. "Dia bilang dia tertidur sebentar," kata wakil jaksa lokal Slavko Pranjic, menurut situs berita Index di Kroasia.

Sebelum terguling bus tergelincir dari jalan raya ke rerumputan. Seorang penumpang, Ramo Gashi, mengatakan kepada televisi pemerintah HRT menggambarkan kejadian itu seperti ledakan. Hanya dalam waktu singkat semuanya telah berubah.

"Saya melihat, dalam sepersekian detik, semua orang ini, seluruh padang rumput, saluran di bawah, di belakang jalan raya," ujarnya. "Saya melihat yang terluka, yang mati, saya melihat semuanya."

Perdana Menteri Kroasia Andrej Plenkovic menyampaikan belasungkawa kepada kerabat para korban dan orang-orang Kosovo. Demikian juga dengan Presiden Kroasia Zoran Milanovic. Sementara itu, Presiden Kosovo Vjosa Osmani, rela mempersingkat masa tinggalnya di Tokyo pada Olimpiade karena kecelakaan itu. "Ini adalah rasa sakit yang tak terlukiskan dan kehilangan besar," ungkapnya.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts