Malaysia mengizinkan negara bagian dengan status pelonggaran tahap II dan III untuk menikmati sejumlah keuntungan seperti boleh makan di tempat jika sudah menerima dosis penuh vaksin.
- Elvariza Opita
- Senin, 09 Agustus 2021 - 16:23 WIB
WowKeren - Meski menerima banyak kritikan, Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yasin tetap menyiapkan rencana pelonggaran pembatasan kegiatan masyarakat di tengah lonjakan wabah COVID-19. Dan menjelang pelonggaran yang merupakan bagian Pemulihan Nasional Tahap II ini, Muhyiddin mengeluarkan sejumlah peraturan baru yang sangat berpihak kepada penerima dosis penuh vaksin COVID-19.
Pemerintah Malaysia mengizinkan mereka yang sudah mendapat dosis penuh vaksinasi COVID-19 untuk makan di tempat alih-alih membeli dengan metode pesan antar atau dibawa pulang. Meski demikian, Muhyiddin tetap mendorong masyarakat Malaysia meminimalisir makan di tempat umum kecuali sangat membutuhkan.
"Untuk yang ini, saya rasa semua orang akan tertarik, yaitu aktivitas makan di tempat umum, makan di restoran sekarang diizinkan," ujar Muhyiddin pada Minggu (8/8) waktu setempat. "Tetapi sebaiknya makan di tempat apabila diperlukan dan tidak terlalu makan waktu. Cari lokasi yang memiliki sistem ventilasi yang baik dan terbuka."
Walaupun demikian, tidak semua negara bagian Malaysia bisa mengikuti peraturan ini. Sejauh ini baru daerah pusat (federal) dan 9 negara bagian lain yang siap menerapkan, seperti Kelantan, Terengganu, Pahang, Perak, Penang, Sabah, Perlis, Labuan, dan Sarawak.
Yang diizinkan lagi adalah bepergian antarkota dan negara bagian. Dengan peraturan baru ini, Muhyiddin juga mengizinkan hotel dan tempat penginapan beroperasi bukan cuma melayani pasien karantina tetapi wisatawan domestik serta pelaku perjalanan yang bisa menunjukkan bukti vaksinasi mereka.
Peraturan baru untuk hotel dan pariwisata ini berlaku mulai Selasa (10/8) waktu setempat. Selain itu, peraturan lain yang diterapkan adalah kegiatan di ruang terbuka yang bisa kembali dilakukan seperti lari pagi, bersepeda, memancing, hingga tenis dan bulu tangkis namun kedua olahraga terakhir hanya boleh dilakukan sebagai pemain tunggal.
"(Namun) operasi ruang ganti dan ruang mandi di klub olahraga masih belum diperbolehkan," tegas Muhyiddin, dikutip dari Malay Mail, Senin (9/8). "Ini untuk mencegah perkumpulan setelah olahraga dan mengurangi risiko infeksi."
Ketentuan baru kegiatan olahraga di ruang terbuka ini diberlakukan pukul 6 pagi sampai 10 malam. Dan kembali ditegaskan Muhyiddin, semua pelonggaran ini berlaku untuk yang sudah menerima dosis penuh vaksin COVID-19.
(wk/elva)