Jakarta Diramalkan Tenggelam, Bagaimana Strategi Pemerintah?
PxHere
Nasional

Sebuah simulasi bahkan memprediksi Jakarta akan terendam air setinggi 5 meter pada 2031. Lantas bagaimana strategi pemerintah pusat mencegah situasi ini terjadi?

WowKeren - Belakangan isu DKI Jakarta akan tenggelam kerap menjadi pembahasan. Pemicunya diawali dengan "ramalan" Presiden Amerika Serikat Joe Biden sampai dengan berbagai tanda-tanda perubahan iklim di berbagai belahan dunia.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa pun tidak menanggapi remeh hal ini. Ia mengaku waswas akan kemungkinan naiknya permukaan air laut imbas perubahan iklim, yang tentu saja bisa membuat beberapa daerah di pesisir tenggelam termasuk Jakarta.

"Karena tinggi permukaan laut di Jawa meningkat dan tanah di beberapa kota mengalami penurunan, secara nasional itu penurunannya 7 sentimeter per tahun. Kalau kecepatannya lebih dari 7 cm luar biasa," jelas Suharso di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (2/9).

Sedangkan menurut catatan Bappenas, penurunan muka tanah Jakarta sudah turun sekitar 0,8-1,2 sentimeter per tahun. Karena itulah, Bappenas secara spesifik akan mempersiapkan penanggulangan efek perubahan iklim ini mulai 2022 mendatang.


"Kita ingin mempersiapkan itu di 2022, efek perubahan iklim dan dampaknya untuk ekonomi," kata Suharso, dikutip pada Jumat (3/9). Salah satunya dengan ancang-ancang menyetop aktivitas pengeboran sumur air minum di Jakarta.

Lalu bagaimana cara Ibu Kota memenuhi kebutuhan air minum bagi masyarakat? Disebutkan Suharso, penyetopan sumur bor ini baru akan dilakukan apabila sumber air bersih bagi warga Jakarta dan sekitarnya sudah terpenuhi dari aliran waduk, misalnya Jatiluhur. Dan saat ini fokus utama Bappenas adalah terus meningkatkan kapasitas waduk.

Sebelumnya Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam, Arifin Rudiyanto, juga menyoroti perilaku masyarakat Jakarta yang masih aktif melakukan penyedotan air tanah, di mana 80 persen warga ternyata masih mengandalkan air sumur untuk kebutuhan mereka. Hal ini yang menyebabkan permukaan tanah akan terus menurun.

Sedangkan Kelompok Penelitian Perubahan Iklim dan Sumber Daya Air dari Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer LAPAN juga membuat pemodelan Jakarta tenggelam. Tak main-main, Ibu Kota bahkan diprediksi akan terendam air setinggi 5,41164 meter pada 2031 atau 10 tahun ke depan.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait