Cerita WNI Dijaga Taliban ke Bandara Saat Proses Evakuasi Dari Afghanistan
AFP
Nasional

Abdul Kadir Jaelani selaku Dirjen Asia, Pasifik, Afrika Kemenlu mengungkapkan bahwa dirinya telah meminta Taliban untuk menjamin keamanan WNI dan KBRI di Kabul.

WowKeren - Sebanyak 26 warga negara Indonesia (WNI) telah berhasil dievakuasi dari Afghanistan. Mereka tiba di Jakarta dengan selamat pada 21 Agustus 2021 lalu.

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI lantas mengungkapkan cerita tentang Taliban yang mengawal evakuasi WNI di Kabul, Afghanistan. Taliban yang pernah masuk dalam daftar hitam terorisme PBB diketahui kini kembali menguasai Afghanistan.

Abdul Kadir Jaelani selaku Dirjen Asia, Pasifik, Afrika Kemenlu mengungkapkan bahwa dirinya telah meminta Taliban untuk menjamin keamanan WNI dan KBRI di Kabul. Hal tersebut disampaikan Abdul kala bertemu dengan perwakilan Taliban pada 15 Agustus 2021 lalu.

Permintaan Abdul tersebut rupanya direspons positif oleh Taliban. Mereka kemudian menjaga iring-iringan evakuasi WNI ke Bandara Hamid Karzai.

"Jadi KBRI kita dijaga dengan baik oleh Taliban, Taliban memberikan pengawalan terhadap WNI dari KBRI menuju airport," ungkap Abdul pada Jumat (3/9).


Menurutnya, perjalanan akan sangat sulit jika dilakukan tanpa pengawalan Taliban. Pasalnya, kondisi Kabul kala itu masih sangat dinamis. Abdul mengungkapkan bahwa perjalanan dari KBRI ke Bandara memakan waktu berjam-jam karena kondisi Kota Kabul yang tak pasti.

"Suatu perjalanan yang sangat mengkhawatirkan, perjalanan yang seharusnya hanya berlangsung 25 menit menjadi 5 jam karena kondisi kota Kabul saat itu, meskipun saat itu waktunya dini hari," terang Abdul.

Abdul pun bersyukur misi evakuasi WNI dapat dilakukan dengan sukses. Ia menilai hal tersebut dapat terwujud karena diplomasi Indonesia yang efektif.

Abdul pun menyampaikan terima kasih kepada sejumlah negara asing atas bantuan dalam proses evakuasi tersebut. "Dalam kaitan ini, pemerintah secara khusus menyampaikan penghargaan atas bantuan berbagai negara asing," jelas Abdul.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah mengakui bahwa evakuasi WNI dari Afghanistan bukan lah hal yang mudah untuk dilakukan. Pasalnya, membutuhkan kerja sama dari sejumlah pihak baik dalam maupun luar negeri.

"Ibu, Bapak, evakuasi ini merupakan salah satu evakuasi yang paling berat, yang sangat kompleks, dan memerlukan perhitungan yang sangat masak," beber Retno dalam rapat kerja Menlu dengan Komisi I DPR, Kamis, (2/9).

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait