Dua Pemimpin Senior Taliban 'Menghilang' Dari Muka Publik Picu Rumor Kematian
AFP/Wakil Kohsar
Dunia

Pemimpin tertinggi Taliban, Mullah Haibatullah Akhundzada, dilaporkan belum menampakkan diri di depan umum sebulan usai kelompoknya berhasil menguasai Afghanistan.

WowKeren - Dua pemimpin senior Taliban tak kunjung hadir ke muka publik. Hal ini lantas menimbulkan pertanyaan apakah pemimpin tertinggi Taliban dan Wakil Perdana Menteri baru tersebut masih hidup.

Pemimpin tertinggi Taliban, Mullah Haibatullah Akhundzada, belum menampakkan diri di depan umum sebulan usai kelompoknya berhasil menguasai Afghanistan. Namun seorang juru bicara Taliban telah menyangkal rumor kematian Akhundzada.

Sementara itu, Mullah Abdul Ghani Baradar yang juga merupakan salah satu pimpinan Taliban paling dikenal juga turut menghilang dari hadapan publik. Pertanyaan terkait kondisi tokoh kunci dalam pembicaraan damai tersebut menyeruak usai ia tak terlihat di hadapan umum selama beberapa hari.

Situasi ini juga menimbulkan desas-desus di Kabul yang menyatakan bahwa Baradar terbunuh atau terluka parah dalam perkelahian dengan tokoh senior Taliban lainnya. Perkelahian itu disebut-sebut dipicu oleh argumen tentang bagaimana membagi kementerian Afghanistan.

Meski demikian, Taliban telah melancarkan upaya untuk meredam rumor tersebut. Pada Senin (13/9), Taliban merilis foto-foto catatan tulisan tangan dari salah satu deputi Baradar yang mengatakan dia berada di Kandahar.


Selain itu, Taliban juga membagikan pesan audio yang disebut berasal dari Baradar. Namun tak adanya bukti berupa video membuat banyak warga Afghanistan bertanya-tanya.

Mengingat Taliban kini sudah bukan lagi kelompok pemberontak yang harus bersembunyi. Wajah Baradar juga sudah banyak dikenal karena peran internasionalnya.

Suhail Shaheen selaku Juru Bicara Taliban membantah rumor tersebut melalui media sosial. "Mullah Bradar, wakil PM, Imarah Islam Afghanistan, dalam pesan suara membantah semua klaim bahwa dia terluka atau terbunuh dalam bentrokan. Dia mengatakan itu bohong dan sama sekali tidak berdasar," tulis Shaheen di Twitter.

Sementara itu, Jaringan Analis Afghanistan menduga ketidakhadiran Akhundzada selaku pemimpin tertinggi Taliban di seluruh acara publik dan pribadi selama sebulan belakangan menunjukkan bahwa dia tidak lagi hidup. Para analis mencatat bahwa bahkan Mullah Omar yang merupakan sosok tertutup tetap membuat beberapa penampilan publik, meskipun tidak di video, ketika dia memerintah Afghanistan.

"Oleh sebab itu, akan aneh jika Haibatullah, yang kelompoknya sekarang berkuasa, masih hidup dan masih begitu terpencil. Untuk saat ini ia tampak berfungsi sebagai figur simbolis yang dapat mempersatukan tanpa benar-benar muncul atau berbicara," jelas analis tersebut.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts
qc pass