Vaksin Merah Putih Unair Diproduksi Maret 2022, Harganya Kurang Dari Rp60 Ribu
Pixabay/Wilfried Pohnke
Nasional
Vaksin COVID-19

Vaksin Merah Putih yang dikembangkan Universitas Airlangga ditarget siap uji klinis pada Oktober 2021 dan akan diproduksi Maret 2022, dengan rentang perkiraan harga USD4.

WowKeren - Vaksin Merah Putih yang merupakan vaksin COVID-19 yang asli dikembangkan di Indonesia ditargetkan siap diproduksi Maret 2022. Yang dimaksud adalah Vaksin Merah Putih yang dikembangkan Universitas Airlangga dan disebut siap diuji klinis pada bulan depan.

Dengan semakin dekatnya masa produksi dan penjualan, maka tentu menjadi pertanyaan, berapa harga vaksin ini? Ketua Peneliti Vaksin Merah Putih Unair, Prof Dr Fedik Abdul Rantam drh., menyebut bahwa vaksin tersebut kemungkinan diproduksi dengan harga USD4.

"Sekitar USD4, karena itu terkait dengan pertumbuhan dari virusnya," tutur Prof Fedik, Kamis (23/9). Bila dikonversikan ke Rupiah, maka kurang lebih harganya Rp56.855 (kurs Rp14.213,75/USD1).

"Harapannya, semoga tidak sampai bulan Juli, karena target kita sebenarnya Maret," imbuh Prof Fedik. "Semoga vaksin ini menjadi vaksin yang affordable lah kira-kira.


Sebagai pengembang vaksin, Prof Fedik berharap agar produk dalam negeri ini bisa diproduksi dengan kualitas baik, aman, serta halal. Selain itu harapannya juga semoga Vaksin Merah Putih ini bisa mempercepat tercapainya herd immunity.

"Harapan kami, vaksin ini bisa digunakan untuk masyarakat Indonesia dengan harga yang sangat murah. Harapannya juga dibeli pemerintah untuk digunakan vaksinasi pada masyarakat Indonesia. Sehingga herd immunity dapat segera terbentuk," terang Prof Fedik.

Vaksin Merah Putih yang dikembangkan Unair ini menggunakan platform inactivated virus. Terkait dengan harga yang ditetapkan, dijelaskan Prof Fedik terkait dengan pertumbuhan dari virus tersebut.

"Kalau kita bisa membuat virus itu bahan vaksinnya dengan pertumbuhan tinggi, menjadi murah. Tapi kalau titer virusnya rendah, ya harganya pasti mahal," tutur Prof Fedik kepada Detik News, Rabu (22/9). "Nah kita mendapatkan yang baik, maka harapannya ke depan menjadi vaksin yang affordable, ya murah lah kira-kira."

Vaksin Merah Putih merupakan vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh para peneliti Indonesia. Dalam pengembangannya turut melibatkan sejumlah instansi, termasuk Unair dan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts