Meski Tuai Pro-Kontra, Olimpiade Tokyo Dipuji PM Jepang Sukses di Hadapan Majelis Umum PBB
AFP Photo
Dunia
Olimpiade Tokyo

Pelaksanaan ajang olahraga empat tahunan tersebut sempat menuai kritik karena dinilai bertentangan dengan permintaan pemerintah Jepang agar warga dan bisnis mematuhi pembatasan selama pandemi.

WowKeren - Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga memuji kesuksesan Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 di hadapan Majelis Umum PBB. Suga mengklaim negaranya berhasil "mencapai apa yang ingin kami lakukan" meskipun ada tekanan dari publik yang pro-kontra terkait pelaksanaan pertandingan selama pandemi.

Sebagai informasi, Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 akhirnya digelar usai sempat ditunda selama satu tahun karena pandemi COVID-19. Namun pelaksanaan ajang olahraga empat tahunan tersebut menuai kritik karena dinilai bertentangan dengan permintaan pemerintah Jepang agar warga dan bisnis mematuhi pembatasan selama pandemi.

"Meskipun ada berbagai pandangan tentang mengadakan pertandingan musim panas ini, kami, sebagai tuan rumah pertandingan, memenuhi tanggung jawab kami dan mencapai apa yang kami rencanakan untuk dilakukan," ujar Suga dalam pesan video yang telah direkam sebelumnya, dilansir Kyodo News pada Sabtu (25/9).

"Banyak orang sangat tersentuh oleh penampilan luar biasa dari para atlet, yang memberikan harapan dan impian kepada semua orang di seluruh dunia," lanjutnya. "Di atas segalanya, saat umat manusia menghadapi kesulitan yang tak terukur, Olimpiade Tokyo 2020 terbukti berhasil menjadi simbol persatuan global di antara orang-orang di seluruh dunia."


Selain memuji kesuksesan Olimpiade dan Paralimpiade, Suga juga menyoroti pentingnya mewujudkan "Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka" dalam kesempatan tersebut. Tanpa menyebut Tiongkok secara langsung, Suga menyinggung visi Jepang untuk Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka dan meminta masyarakat internasional untuk menjunjung tinggi nilai-nilai universal seperti kebebasan, demokrasi, hak asasi manusia (HAM), dan supremasi hukum yang telah ditetapkan oleh para pendahulu demi perdamaian dan kemakmuran di setiap wilayah dan di dunia.

"Jepang akan bekerja sama erat dengan negara dan wilayah yang berpikiran sama dan bekerja secara strategis untuk memenuhi visi ini," tutur Suga.

Suga juga mengutuk uji coba penembakan dua rudal balistik Korea Utara sebagai "pelanggaran nyata" terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB. Menurutnya, kegiatan semacam itu menimbulkan ancaman bagi perdamaian dan keamanan Jepang, kawasan dan komunitas internasional.

"Saya sangat berharap bahwa Korea Utara akan terlibat dalam upaya diplomatik dan dialog antara Amerika Serikat dan Korea Utara tentang denuklirisasi akan berlangsung," ujarnya.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts