Korea Utara Siap Luncurkan Layanan Taksi Terbang Mulai 2025
Dunia

Pada tahap awal, drone akan dikendalikan oleh pilot. Namun seiring berjalannya waktu, drone akan dioperasikan dari jarak jauh. Diperkirakan tujuan ini akan tercapai sekitar tahun 2030.

WowKeren - Teknologi kendaraan bermotor kian berkembang. Ke depan, tidak menutup kemungkinan layanan transportasi umum yang biasa beroperasi di atas aspal, akan berubah ke jalur udara.

Korea Selatan tengah berada di jalurnya untuk meluncurkan layanan taksi terbang pada tahun 2025 mendatang. Dengan layanan taksi ini, diharapkan warga Seoul dapat mencapai bandara terdekat dalam 20 menit.

Rencana ini sebagaimana disampaikan oleh Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi negara itu pekan ini. Kementerian mengatakan pemerintah memutuskan untuk mengkomersialkan layanan utama di pasar mobilitas udara perkotaan berupa drone penumpang generasi berikutnya yang terbang di ketinggian antara 300 meter dan 600 meter di atas tanah.

Pada tahap awal, drone akan dikendalikan oleh pilot. Namun seiring berjalannya waktu, drone akan dioperasikan dari jarak jauh. Diperkirakan tujuan ini akan tercapai sekitar tahun 2030. Lalu pada tahun 2035, kementerian mengatakan pihaknya berencana untuk meluncurkan taksi udara yang sepenuhnya otonom.


Tentu saja, kendaraan semacam ini memerlukan titik pendaratan dan lepas landas. Untuk lokasi ini, rencananya akan didirikan di pusat lalu lintas utama. Drone penumpang ini nantinya diharapkan dapat mengangkut warga untuk tujuan Seoul, ibu kota, dan bandara Gimpo dan Incheon.

Kementerian akan menguji penerbangan pada November untuk kedua kalinya. Sebelumnya tahun lalu, mereka telah menguji drone dengan dua tempat duduk selama sekitar 3,5 kilometer di sepanjang Sungai Han.

Proyek ini turut melibatkan sejumlah perusahaan. Beberapa yang berpartisipasi dalam proyek ini termasuk produsen pesawat terbang, penyedia layanan perawatan, pembangun infrastruktur, dan perusahaan asuransi. Termasuk dalam daftar itu adalah Hyundai Motor, Hanwha Systems, SK Telecom, dan Korean Air.

"Urban Air Mobility (UAM) muncul sebagai sarana transportasi yang layak," kata Profesor otomotif Universitas Daelim Kim Pil-soo kepada UPI News Korea. "Mobilitas ini masuk akal di Seoul dan sekitarnya, di mana puluhan juta orang terus-menerus menderita kemacetan lalu lintas."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait