Begini Hasil Rontgen Toraks Mahasiswa Korban 'Smackdown' Oknum Polisi di Tangerang
Nasional

Insiden 'smackdown' ini terjadi dalam aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Kantor Bupati Tangerang pada Rabu (13/10). Demo tersebut digelar bertepatan dengan peringatan HUT Kabupaten Tangerang yang ke-389.

WowKeren - Media sosial sempat dihebohkan oleh video yang menunjukkan seorang polisi membanting mahasiswa demonstran di depan Kantor Bupati Tangerang. Kekinian, Brigadir NP sang pelaku dalam video tersebut telah meminta maaf kepada korban, MFA, dan keluarganya.

MFA sendiri telah menjalani rontgen toraks di RS Harapan Mulya, Tangerang, usai insiden tersebut. Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro mengaku telah mendapatkan hasil rontgen MFA sejak Rabu (13/10). Hasilnya, MFA dinyatakan tak mengalami fraktur atau cedera serius akibat insiden tersebut.

"Hasil rontgen kemarin sudah kita dapatkan dari RS Harapan Mulya. Sudah bertemu dr. Florentina menyampaikan tidak ada kondisi fraktur atau patah dan retak, suhu normal, semua kondisinya baik, hanya tensinya agak tinggi," papar Wahyu di Kantor Bupati Tangerang pada Kamis (14/10).

Lebih lanjut, Wahyu menyatakan bahwa pihaknya bertanggungjawab atas kondisi kesehatan MFA pasca insiden tersebut. Oleh sebab itu, mahasiswa berusia 21 tahun tersebut akan menjalani pengecekan kesehatan secara berkala.


"Pasti ada pengecekan berkala, hari ini dari Urkes (Urusan Kesehatan) kita dan keluarga korban akan sama-sama ke Harapan Mulya mengambil hasil foto rontgen dan kordinasi dengan dokter," jelas Wahyu.

Meski Brigdir NP telah meminta maaf dan Faris telah menerimanya, Wahyu memastikan pelaku akan tetap diproses. Pasalnya, Brigadir NP telah bertindak di luar SOP pengamanan aksi unjuk rasa.

"Kemarin sudah kita pertemukan antara pihak NP dan saudara MFA dan sudah ada perdamaian. Namun demikian tetap kita tindak tegas dari Biro Paminal Div Propam Mabes Polri termasuk Bid Propam Polda Banten," tegas Wahyu.

Insiden "smackdown" ini terjadi dalam aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Kantor Bupati Tangerang pada Rabu (13/10). Demo tersebut digelar bertepatan dengan peringatan HUT Kabupaten Tangerang yang ke-389.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts