Menlu RI Ungkap Kasus COVID-19 Global Kembali Melonjak, Tekankan Pandemi Belum Berakhir
pixabay.com/Ilustrasi
Nasional

Menlu RI menyampaikan bahwa sepekan terakhir kasus COVID-19 secara global mengalami kenaikan. Hal ini lantas mengingatkan bahwa pandemi belum benar-benar berakhir.

WowKeren - Pandemi COVID-19 hingga saat ini masih menyerang negara-negara di dunia. Bahkan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi menyebut bahwa angka kasus COVID-19 secara global kembali melonjak dalam sepekan terakhir.

Meski kasus COVID-19 di Indonesia belakangan ini melandai, pemerintah tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat dan disiplin. Akan hal ini, Retno kembali menekankan bahwa pandemi COVID-19 belum berakhir.

"Pandemi belum berakhir, dalam sepekan terakhir, terlihat kembali adanya kenaikan (kasus COVID-19)," ungkap Retno dalam keterangan pers secara virtual, Senin (25/10). "Pada periode 17-23 Oktober 2021, kasus COVID-19 global naik sebesar 2 persen dan kematian juga naik sebesar 0,9 persen."

Lebih lanjut, Retno menerangkan bahwa lonjakan kasus global itu utamanya tercatat di Eropa. Eropa disebut mengalami kenaikan kasus COVID-19 sebesar 23 persen. Selain itu, di kawasan Amerika Serikat (AS) juga mencatat kenaikan kasus sebesar 13 persen.


Sementara untuk di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) sendiri, kondisi COVID-19 mengalami penurunan kasus sebesar 25,5 persen dibandingkan dengan pekan sebelumnya. Meski demikian, 9 negara ASEAN di antaranya termasuk Indonesia, mengalami penurunan kasus COVID-19. Hanya Singapura yang disebut masih mengalami kenaikan kasus sekitar 15 persen dibanding pekan lalu.

Atas kasus COVID-19 di Indonesia yang menurun dan melandai, Retno menyampaikan rasa syukur. "Indonesia merupakan salah satu negara yang terus mengalami tren penurunan, termasuk dalam sepekan terakhir dibandingkan tren di pekan lalu," imbuhnya.

Dalam satu pekan terakhir, kata Retno, penurunan kasus baru COVID-19 tercatat sebesar 23 persen. Kemudian, positivity rate nasional juga mengalami penurunan di bawah seribu kasus. Di sisi lain, tingkat vaksinasi COVID-19 secara nasional juga terus naik. Sudah ada lebih dari 182 juta masyarakat Indonesia yang telah mendapat suntikan vaksin COVID-19.

Meski tingkat vaksinasi hingga mengalami tren penurunan kasus COVID-19, Retno minta agar masyarakat Indonesia tetap menerapkan prokes secara ketat dan disiplin. Kenaikan kasus di Eropa di tengah tingkat vaksinasi yang tinggi, menjadi pembelajaran bagi Indonesia untuk tidak lengah.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait