Pembangunan Toilet Sekolah di Bekasi Bernilai Rp198 Juta Per Unit, KPK Selidiki dan Kumpulkan Bukti
kpk.go.id
Nasional

KPK menerima laporan adanya dugaan kasus korupsi yang terjadi di balik pembangunan toilet sekolah di Kabupaten Bekasi. Kini pihaknya tengah melakukan penyelidikan.

WowKeren - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini tengah menyelidik dan mengumpulkan bukti terkait kasus pembangunan toilet sekolah di Bekasi yang disebut bernilai fantastis Rp198 juta per unit. Hal ini telah dikonfirmasi oleh Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.

Alexander menuturkan bahwa pihaknya memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan selama proses penyelidikan berlangsung. "Kita mengundang para pihak yang diduga mengetahui itu untuk dimintai keterangan, diklarifikasi, jadi belum yang pro justicia ya," terang Alexander di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (26/10).

Sebelumnya, Alexander diketahui menerima laporan dari masyarakat atas dugaan korupsi di Kabupaten Bekasi tersebut. Ia pun membenarkan dan telah menerbitkan surat penyelidikan.

Adapun informasi mengenai pembangunan toilet yang bernilai fantastis itu, kata Alexander, berdasarkan situs lpse.bekasikab.go. Total toilet yang akan dibangun pemerintah Kabupaten Bekasi diketahui berjumlah 488 buah, dan tersebar di sejumlah sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Artinya bahwa, pembangunan toilet ini memakan anggaran sebanyak Rp98 miliar.


Lebih lanjut, Alexander mengatakan bahwa pihaknya telah menerbitkan surat penyelidikan untuk melakukan verifikasi serta klarifikasi terhadap pihak-pihak yang diduga mengetahui dengan kasus dugaan korupsi itu. "Jadi belum ada upaya paksa yang kami lakukan," imbuhnya.

Hingga saat ini, menurut Alex, KPK belum menetapkan satu pun tersangka dalam kasus perkara tersebut. Hal ini akan dilakukan setelah selesai menggelar perkara yang melibatkan tim penyelidik, penyidik, hingga penuntutan. Setelah itu, dipresentasikan ke pimpinan untuk memaparkan temuan apa saja yang bisa menjadi dasar menetapkan seseorang sebagai tersangka.

Melansir Tribunnews.com, salah satu lokasi pembangunan toilet itu berada di SD Negeri Mangunjaya 04 Tambun Selatan. Toilet yang disebut bernilai fantastis itu sekilas tampak biasa saja, tidak memiliki keistimewaan. Ukurannya pun tidak terlalu besar, sekitar 3x3 meter.

Beberapa fasilitas lainnya yang ada juga seperti toilet pada umumnya. Seperti dua unit kloset jongkok, keran wudhu, wastafel cuci tangan, dan urinoir untuk buang air kecil.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait