Sekjen PDIP Hasto Krisitiyanto sebelumnya menyatakan bahwa 10 tahun pemerintahan sebelum Jokowi alias era SBY banyak melakukan rapat tanpa mengambil keputusan.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 29 Oktober 2021 - 18:21 WIB
WowKeren - Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menanggapi kritikan Sekjen PDIP Hasto Krisitiyanto kepada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Hasto sebelumnya sempat membandingkan era pemerintahan SBY dengan Presiden Joko Widodo.
Menurut Hasto, Jokowi bisa langsung mengambil keputusan dan memberikan arahan di rapat kabinet terbatas. Sedangkan 10 tahun pemerintahan sebelum Jokowi alias era SBY dinilainya banyak melakukan rapat tanpa mengambil keputusan.
Kekinian, Jusuf Kalla membela SBY dan mengatakan bahwa sejumlah keputusan penting diambil dalam rapat era Presiden ke-6 RI tersebut. Salah satunya adalah keputusan menaikkan harga BBM sebesar 126 persen untuk mengurangi defisit APBN pada tahun 2005.
"Zaman SBY beberapa keputusan penting diambil dalam rapat seperti mengurangi defisit APBN tahun 2005 dengan menaikkan harga BBM sebesar 126 persen, terbesar dalam sejarah, tanpa demo karena langsung dibarengi dengan BLT," jelas Jusuf Kalla dalam keterangannya.
Jusuf Kalla yang sudah pernah mendampingi Jokowi maupun SBY pun menyatakan bahwa semua Presiden RI memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda. Mulai dari Presiden pertama RI Soekarno hingga Presiden ke-7 RI Jokowi.
"Tanpa bermaksud membandingkan antara Pak SBY dan Pak Jokowi, masing-masing dalam mengambil keputusan dan cara rapat yang tiap tahun jumlahnya hampir sama," paparnya. "Ada yang ambil keputusan langsung dalam rapat, ada yang dirapatkan lagi sampai tuntas."
Selain keputusan untuk menaikkan harga BBM, konversi minyak tanah ke LPG juga diputuskan dalam sidang kabinet era SBY pada tahun 2006 lalu. Menurut Jusuf Kalla, keputusan tersebut membuat defisit APBN terjaga dengan aman.
"Rapat rapat yang menghasilkan keputusan bidang sosial dan ekonomi untuk mengatasi krisis ekonomi dunia 2008-2009 tanpa efek besar di bawah koordinasi Menteri Keuangan Sri Mulyani," lanjutnya. "Keputusan penting juga dicapai pada era SBY dalam bidang perdamaian atau penyelesaian konflik di Aceh yang juga disetujui melalui sidang kabinet."
Selain itu, tutur Jusuf Kalla, masih banyak keputusan-keputusan lain yang diputuskan dalam sidang kabinet, baik rapat terbatas ataupun paripurna. Hal tersebut menurut Jusuf Kalla membuat pertumbuhan ekonomi dapat tercapai.
(wk/Bert)