Kasus COVID-19 RI Menurun, Mobilitas Penduduk di Pusat Belanja Naik 22,14 Persen
Nasional

Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, terus meningkatnya mobilitas penduduk ini menjadi tantangan terbesar dalam mempertahankan kasus COVID-19 yang sudah rendah.

WowKeren - Kasus virus corona (COVID-19) di Indonesia belakangan mengalami penurunan yang signifikan. Namun mobilitas penduduk justru meningkat menjelang akhir tahun 2021.

"Kondisi kasus Indonesia yang saat ini sedang berada di titik terendah dan telah menurun selama 15 minggu perlu kita pertahankan agar tidak kembali meningkat pada saat periode Natal dan Tahun Baru," jelas Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito.

Menurut Wiku, terus meningkatnya mobilitas penduduk ini menjadi tantangan terbesar dalam mempertahankan kasus COVID-19 yang sudah rendah. Ditambah lagi aktivitas sosial ekonomi sudah mulai kembali dibuka seiring dengan penurunan kasus ini.

"Saat ini ledakan kasus Indonesia telah berhasil ditangani, di saat banyak negara lain menghadapi kasus signifikan, jumlah kasus di Indonesia terus menurun dan aktivitas sosial ekonomi kembali dibuka," ujar Wiku.


Namun pembukaan aktivitas ekonomi tersebut berimbas pada meningkatna mobilitas penduduk. Adapun kenaikan mobilitas penduduk tertinggi ditemukan di pusat perbelanjaan.

Satgas COVID-19 mengungkapkan bahwa menurut data Google Mobility periode 11-18 Oktober 2021, mobilitas masyarakat di pusat belanja naik hingga 22,14 persen. Sedangkan mobilitas masyarakat di taman meningkat sebesar 5,43 persen, dan di tempat retail serta tempat rekreasi naik hingga 2,68 persen.

"Upaya kolektif seluruh lapisan masyarakat merupakan kunci dalam mempertahankan kondisi yang cukup baik ini," paparnya.

Pemerintah sendiri disebut Wiku tengah berupaya mencegah adanya lonjakan kasus COVID-19. Salah satunya adalah dengan meningkatkan cakupan vaksinasi COVID-19. Masyarakat juga diimbau untuk terus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

"Yang tidak lelah saya ingatkan adalah seluruh lapisan masyarakat wajib untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan terlebih di tengah aktivitas dan mobilitas yang semakin meningkat," pungkasnya. "Jika setiap orang bertanggung jawab untuk memakai masker, rajin mencuci tangan dan sebisa mungkin menghindari kerumunan, saya yakin tantangan ke depannya yang kita hadapi seperti periode Natal dan Tahun Baru tidak akan menyebabkan kasus COVID-19."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait