Berdasarkan peraturan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, orang yang baru tiba ke Tanah Air dari luar negeri harus menjalani karantina selama lima hari.
- Bertilia Puteri
- Selasa, 02 November 2021 - 14:08 WIB
WowKeren - Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke luar negeri sejak 29 Oktober 2021 lalu. Tak tanggung-tanggung, Jokowi mengunjungi tiga negara sekaligus dalam kunker kali ini, yaitu Italia, Britania Raya, dan Uni Emirat Arab. Lantas, apakah Sang Presiden juga akan menjalani karantina sepulangnya dari luar negeri?
Berdasarkan peraturan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, orang yang baru tiba dari luar negeri harus menjalani karantina selama lima hari. Menurut Heru Budi Hartono selaku Kepala Sekretariat Presiden, Jokowi nantinya akan menjalani karantina di Istana Kepresidenan.
"Isoman di Istana," ungkap Heru pada Selasa (2/11).
Meski menjalani karantina, Jokowi disebut tetap akan melaksanakan tugas seperti biasa. Hanya saja tugas kepresidenannya akan dilakukan secara virtual. Menurut Heru, Jokowi juga rutin menjalani tes swab PCR untuk mengantisipasi penularan COVID-19.
"Setiap 2 hari sekali swab PCR. Setiap pagi antigen," papar Heru.
Sebagai informasi, Jokowi telah berangkat ke Italia pada 29 Oktober lalu dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Roma. Dari sana, Jokowi kemudian bertolak ke Glasgow di Skotlandia untuk berpartisipasi dalam Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP26).
Dalam COP26, Jokowi menyampaikan bahwa solidaritas, kemitraan, kerja sama, kolaborasi global merupakan kunci menghadapi perubahan iklim yang menjadi ancaman besar bagi kemakmuran dan pembangunan global. Dalam hal itu, Indonesia dengan potensi alam yang begitu besar, akan terus berkontribusi dalam penanganan perubahan iklim.
Setelah itu, Jokowi akan melakukan kunjungan bilateral ke Uni Emirat Arab pada 3-4 November 2021. Kunjungan bilateral tersebut bertujuan untuk memperkuat kerjasama, terutama di bidang perdagangan dan investasi.
"Mohon doa dari seluruh rakyat Indonesia, semoga perjalanan ini lancar dan hasilnya baik untuk negara kita. Inshaallah, saya akan tiba di Indonesia tanggal 5 November pagi," tulis Jokowi di akun Instagram resminya beberapa waktu lalu.
(wk/Bert)