Adanya masalah toilet dalam kapsul membuat para astronaut harus mengenakan diaper. Astronaut NASA Megan McArthur menyebutnya sebagai masalah yang tidak perlu dikhawatirkan.
- Zodiak Yanuarita
- Sabtu, 06 November 2021 - 16:14 WIB
WowKeren - Toilet adalah salah satu fasilitas penting yang harus tersedia di hampir semua tempat, tak terkecuali di dalam kapsul luar angkasa. Keberadaan toilet bisa menjadi fasilitas pendukung bagi para astronaut yang melakukan misi di luar bumi.
Namun, apa jadinya jika satu-satunya toilet untuk membuang hajat di luar angkasa ternyata tidak berfungsi sebagaimana mestinya? Seperti itulah yang dialami oleh para astronaut di kapsul Crew Dragon Endeavour Space X yang tengah bersiap untuk lepas landas meninggalkan Stasiun Luar Angkasa Internasional dalam beberapa hari mendatang.
Adanya masalah toilet dalam kapsul yang mereka tumpangi membuat mereka harus mengenakan diaper. Kendati demikian, astronaut NASA Megan McArthur menyebutnya sebagai masalah tidak perlu dikhawatirkan oleh para kru.
"Penerbangan luar angkasa penuh dengan banyak tantangan kecil," ujarnya pada Jumat (5/11). "Ini hanya satu hal yang akan kita alami dan atasi dalam misi ini. Jadi kami tidak terlalu mengkhawatirkannya."
Manajer Program Kru Komersial NASA Steve Stitch mengonfirmasi berita tersebut dan mengatakan para astronaut harus bergantung pada diaper saat penerbangan mereka kembali ke bumi.
"Tujuan kami adalah untuk tidak menggunakan sistem itu sama sekali saat pulang ke rumah," katanya, menurut Space.com. "Kami memiliki cara lain untuk memungkinkan kru melakukan sesuatu yang menjadi kebutuhan mereka."
Sementara itu, toilet yang tidak berfungsi dengan baik telah menjadi masalah yang kerap terjadi di kapsul Crew Dragon SpaceX. Selama penerbangan antariksa yang beranggotakan empat orang sipil bernama Inspiration4, sebuah tabung yang menyalurkan urin ke tangki penyimpanan terputus dan bocor ke kipas.
"Ada tangki penyimpanan tempat urin disimpan (dan) ada tabung yang terlepas atau tidak direkatkan," kata Bill Gerstenmaier, seorang pejabat SpaceX yang mengawasi penerbangan tersebut. "Itu menyebabkan urin tidak bisa masuk ke tangki penyimpanan, namun masuk ke sistem kipas."
Para penumpang kapsul tidak menyadarinya namun para pejabat menemukan bahwa urin telah terkumpul di area tertutup di bawah lantai kapsul ketika mereka pulang dari mengorbit selama tiga hari pada bulan September.
(wk/zodi)