Sejak Kecelakaan Nuklir Tahun 2011, Pembangkit Listrik Panas Bumi Di Jepang Kini Naik 4 Kali Lipat
Dunia

Sebagai informasi, pada tahun 2011 silam, Fukushima mengalami sebuah kecelakaan nuklir. Kini, sejak kecelakaan tersebut, angka pembangkit listrik tenaga panas bumi meningkat.

WowKeren - Jepang menjadi salah satu negara yang memiliki pembangkit listrik tenaga panas bumi. Baru-baru ini, berdasarkan data industri, menyampaikan bahwa jumlah pembangkit listrik tenaga panas bumi di Jepang telah meningkat 4 kali lipat sejak bencana nuklir 2011 di Fukushima, timur laut Jepang.

Meski ada lonjakan jumlah pembangkit listrik tenaga panas bumi yang ditunjukkan dalam data "Thermal and Nuclear Power Engineering Society", tenaga panas bumi hanya menyumbang 0,3 persen dari total output daya negara karena banyak pembangkit berskala kecil.

Sementara itu, dengan adanya para pemimpin dunia yang menyerukan tindakan segera untuk mengendalikan pemanasan global pada pembicaraan iklim PBB di Glasglow, Skotlandia, para analis menuturkan bahwa sangat penting bagi Jepang untuk bisa mempercepat pengenalan energi terbarukan. Meski sumber daya panas bumi di Jepang berlimpah, pengembangan tenaga panas bumi itu mengalami stagnasi.


Melansir Kyodo News, kini pengembangan tenaga panas bumi itu menarik perhatian baru sebagai sumber energi terbarukan, dengan pemerintah bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 46 persen dari tingkat fiskal 2013 pada fiskal 2030. Hal ini dinilai sebagai bagian dari tujuan, maka Kabinet menyetujui rencana tersebut pada bulan Oktober untuk menggandakan fasilitas tenaga panas bumi Jepang pada tahun 2030 mendatang.

Tenaga panas bumi sendiri disebut tidak mengeluarkan gas rumah kaci, tetapi membutuhkan waktu dan uang untuk terus dikembangkan. Selain itu, anggaran nasional terus menurun hingga bencana 2011 yang melibatkan pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi milik Tokyo Electric Power CompanyHoldings Inc.

Sebagai informasi, sebuah pembangkit panas bumi menghasilkan listrik dengan mengekstraksi uap yang dipanaskan oleg magma bersuhu tinggi jauh di bawah tanah melalui winze untuk memutar turbin. Pembangkit listrik panas bumi sendiri disebut lebih stabil daripada pembangkit listrik tenaga angin atau matahari, yang dinilai rentan terhadap perubahan cuaca.

Jepang sendiri disebut sebagai negara yang memiliki sumber daya panas bumi terbesar di dunia setelah Amerika Serikat (AS) dan Indonesia, dengan negara yang memiliki jumlah setara dengan perkiraan pembangkitan 23,47 juta juta kilowatt.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait