Jajak pendapat itu berhasil mengumpulkan lebih dari 3,5 juta suara. Musk mengatakan bahwa dirinya akan menerima apapun keputusan dari hasil jajak pendapat tersebut.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 08 November 2021 - 10:05 WIB
WowKeren - Baru-baru ini, CEO Tesla Elon Musk bertanya kepada publik apakah ia harus menjual sebagian sahamnya. Pertanyaan itu ia sampaikan ke cuitan Twitter dan mendapat reaksi dari publik.
Sebanyak 59,7 persen orang memberikan suara mereka pada jajak pendapat itu menyatakan bahwa Musk harus menjualnya. Sebelumnya pada Sabtu (6/11), orang terkaya di dunia tersebut membuat cuitan bahwa ia akan melepas 10 persen sahamnya jika pengguna menyetujui proposal dalam sebuah jajak pendapat.
Jajak pendapat itu berhasil mengumpulkan lebih dari 3,5 juta suara. Dalam cuitan lainnya, Musk mengatakan bahwa dirinya akan menerima apapun keputusan dari hasil jajak pendapat tersebut.
"Banyak yang dibuat akhir-akhir ini dari keuntungan yang belum direalisasi sebagai cara penghindaran pajak," tulisnya. "Jadi saya mengusulkan untuk menjual 10 persen saham Tesla saya."
Dalam cuitan yang lain, Musk juga menambahkan bahwa dirinya tidak mengambil gaji tunai. "Catatan, saya tidak mengambil gaji tunai atau bonus dari mana pun. Saya hanya punya saham, jadi satu-satunya cara bagi saya untuk membayar pajak secara pribadi adalah dengan menjual saham," lanjutnya.
Sebelumnya, senat Demokrat Amerika Serikat telah meluncurkan proposal untuk mengenakan pajak pada saham yang dimiliki oleh miliarder serta aset lainnya yang dapat diperdagangkan. Langkah ini diharapkan dapat membantu membiayai agenda pengeluaran sosial Presiden Joe Biden dan menutup celah yang memungkinkan mereka untuk menunda pajak capital gain tanpa batas.
Proposal ini pun mendapat kritikan dari Musk, yang sebagian besar kekayaannya disimpan dalam saham Tesla, dan tidak memberinya gaji tunai. "Akhirnya, mereka kehabisan uang orang lain dan kemudian mereka akan datang ke Anda," kata Musk.
Pada 30 Juni lalu kepemilikan saham Musk di Tesla mencapai sekitar 170,5 juta saham. Menurut penghitungan Reuters, nilai penjualan dari 10 persen saham disinyalir akan mendekati 21 miliar dolar AS berdasarkan penutupan hari Jumat pekan lalu.
(wk/zodi)