Pertama Kali di Dunia, COVID-19 Serang Hyena di Kebun Binatang AS
Unsplash/Henrik Hansen
Dunia

Pejabat kebun binatang mengungkapkan bahwa kedua hyena tersebut, yakni Ngozi yang berusia 22 tahun dan Kibo yang berusia 23 tahun, memiliki gejala ringan seperti sedikit lesu, keluarnya cairan dari hidung, dan batuk.

WowKeren - Dua ekor hyena di Kebun Binatang Denver, Colorado, Amerika Serikat, dilaporkan positif terpapar COVID-19. Ini merupakan kasus COVID-19 pertama pada hewan hyena di dunia.

Menurut National Veterinary Services Laboratories (NVSL), sampel dari berbagai hewan di kebun binatang tersebut diuji usai beberapa singanya sakit. Hasilnya, sampel hyena diduga positif COVID-19 kala diuji di laboratorium Colorado State University dan kemudian dikonfirmasi positif oleh laboratorium nasional.

Pejabat kebun binatang mengungkapkan bahwa kedua hyena tersebut, yakni Ngozi yang berusia 22 tahun dan Kibo yang berusia 23 tahun, memiliki gejala ringan seperti sedikit lesu, keluarnya cairan dari hidung, dan batuk. Tak hanya kedua Ngozi dan Kibo, 11 ekor singa dan dua harimau di kebun binatang tersebut juga dinyatakan positif COVID-19.

"Hyena terkenal tangguh, hewan tangguh yang dikenal sangat toleran terhadap antraks, rabies, dan distemper. (Selain terkena COVID-19) Mereka sehat dan diharapkan pulih sepenuhnya," demikian pernyataan pihak kebun binatang dilansir The Guardian pada Senin (8/11).


Hewan-hewan lain yang dites positif dalam beberapa minggu terakhir telah pulih sepenuhnya atau tengah menuju pemulihan penuh. Pihak kebun binatang mengaku terus meningkatkan tindakan pencegahan penularan virus.

"Kami sekarang tahu bahwa banyak spesies lain mungkin rentan terhadap COVID-19 berdasarkan beberapa laporan, dan kami terus menggunakan tingkat perawatan dan tindakan pencegahan tertinggi ketika bekerja dengan 3.000 hewan kami dan 450 spesies berbeda," kata pihak kebun binatang.

Di sisi lain, Departemen Pertanian AS yang mengawasi NVSL menyatakan bahwa infeksi pada hewan telah dilaporkan di sejumlah spesies di seluruh dunia. Sebagian besar ditemukan pada hewan yang memiliki kontak dekat dengan orang yang terinfeksi COVID-19.

Para ilmuwan disebut masih mempelajari infeksi virus corona pada hewan. Namun berdasarkan informasi yang tersedia, risiko hewan menyebarkan virus ke manusia adalah rendah. Orang yang positif terpapar COVID-19 harus menghindari kontak dekat dengan hewan, termasuk hewan peliharaan, untuk melindungi mereka dari kemungkinan infeksi.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait