'Scientist' membawa pesan bahwa cinta berbeda dengan ilmu eksak sehingga tak butuh teori. Lagu ini digubah oleh penyanyi Inggris Anne-Marie, juga para hitmaker terkenal lainnya.
- Eka Dewi Sofia Putri
- Jumat, 12 November 2021 - 13:42 WIB
WowKeren - Setelah ditunggu-tunggu, TWICE akhirnya comeback pada hari ini, Jumat (12/11) dengan karya baru berupa full album ketiga bertajuk "Formula of Love: O+T=<3" dengan title track berjudul "scientist." video musik lagu tersebut juga dirilis di hari yang sama.
Alih-alih dibuka dengan suara Nayeon seperti banyak title track TWICE lainnya, "Scientist" diawali dengan suara Mina Myoui. Dalam video musiknya, TWICE mengusung konsep manis dan ceria di mana mereka menjadi ilmuwan cantik.
"Scientist" membawa pesan bahwa cinta berbeda dengan ilmu eksak sehingga tak butuh teori. Lagu ini digubah oleh penyanyi Inggris Anne-Marie, juga para hitmaker terkenal seperti Melanie Fontana, Michael "Lindgren" Schulz, Tommy Brown, Steven Franks, dan 72.
Melalui full album ketiga ini, TWICE telah memecahkan rekor lain dengan melampaui 630 ribu copy pre-order. Angka pre-order ini merupakan peningkatan yang lebih dari 130 ribu copy dari mini album kesepuluh sebelumnya, "Taste of Love" yang terjual 557.389 copy.
Di samping itu, baru-baru ini TWICE juga merilis single berbahasa Inggris pertama mereka, "The Feels" yang menduduki peringkat tinggi di berbagai tangga lagu global. Dengan seringnya TWICE melakukan comeback, penggemar tentu merasa dimanjakan dengan banyaknya konten berkualitas dari Nayeon dan kawan-kawan.
Dalam berita lainnya, stasiun TV KBS baru-baru ini diketahui tidak meloloskan salah satu lagu di album baru TWICE. Lagu tersebut tidak lulus sensor untuk ditayangkan di TV karena mereka menyimpulkan bahwa lirik lagu tersebut mengandung kata-kata umpatan yang vulgar.
Perlu diketahui, Korea Selatan dikenal sangat ketat dalam hal penyensoran televisi. Secara khusus, KBS sangat ketat dalam menyiarkan konten yang disuguhkan dari pihaknya. Akan tetapi, jarang sekali lagu-lagu girl grup yang dianggap tidak layak apalagi tidak lulus sensor.
(wk/dewi)