Desain baru menambahkan warna oranye dan merah ke label sehingga lebih menonjol daripada versi lama, yang berwarna biru dan menyatu dengan skema warna Twitter.
- Zodiak Yanuarita
- Rabu, 17 November 2021 - 13:20 WIB
WowKeren - Para pengguna Twitter akan segera melihat label peringatan baru pada tweet yang bersifat palsu dan menyesatkan, telah didesain ulang sedemikian rupa. Bukan tanpa alasan, perancangan ulang label ini dimaksudkan untuk mengurangi kebingungan dan agar lebih efektif.
Label ini sendiri telah diuji oleh Twitter sejak Juli lalu, yang merupakan pembaruan yang digunakan perusahaan untuk menyaring misinformasi pemilu, sebelum dan sesudah pemilihan presiden 2020. Namun sayangnya, label-label ini menuai kritik lantaran dianggap tidak berbuat cukup untuk mencegah orang menyebarkan kebohongan.
Peluncuran desain ulang di seluruh dunia dilakukan pada Selasa (16/11) dan diharapkan mampu membuatnya lebih berguna. Twitter hanya melabeli tiga jenis informasi yang salah.
Yang pertama adalah "media yang dimanipulasi", seperti video dan audio yang telah diubah dengan cara sedemikan rupa yang dapat menyebabkan bahaya di dunia nyata. Lalu jenis informasi lainnya yang akan dilabeli adalah misinformasi terkait pemilu dan pemungutan suara serta tweet palsu atau menyesatkan tentang COVID-19.
Desain baru menambahkan warna oranye dan merah ke label sehingga lebih menonjol daripada versi lama, yang biru dan menyatu dengan skema warna Twitter. Meskipun ini dapat membantu, Twitter mengatakan pengujiannya menunjukkan bahwa jika suatu label terlalu menarik perhatian, hal itu menyebabkan lebih banyak orang me-retweet dan membalas tweet asli.
Twitter mengatakan bahwa label yang didesain ulang menunjukkan peningkatan 17 persen dalam "rasio klik-tayang". Ini artinya, lebih banyak orang mengeklik label yang didesain ulang untuk membaca informasi yang menyangkal tweet palsu atau menyesatkan.
Tweet menyesatkan yang mendapat label yang didesain ulang dengan ikon oranye dan keterangan "tetap terinformasi" juga lebih kecil kemungkinannya untuk di-retweet atau disukai daripada tweet dengan label aslinya. Tweet dengan misinformasi yang lebih serius, misalnya tweet yang mengklaim bahwa vaksin menyebabkan autisme akan diberi label yang lebih kuat, dengan kata “menyesatkan” dan tanda seru berwarna merah.
(wk/zodi)