AS Berencana Boikot Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Gara-Gara Isu Uighur?
Dunia

Tiongkok akan menyelenggarakan Olimpiade Beijing pada 2022 mendatang. Namun Amerika Serikat membuka potensi untuk memboikot agenda internasional tersebut karena isu Uighur.

WowKeren - Tiongkok akan menyelenggarakan Olimpiade Beijing pada Februari 2022. Namun Amerika Serikat mengungkap rencana untuk memboikot olimpiade musim dingin secara diplomatik.

Hal ini disampaikan oleh Presiden AS Joe Biden pada Kamis (18/11). Langkah boikot diplomatis ini dilontarkan karena anggota Kongres AS meminta untuk menggunakan Olimpiade Musim Dingin Beijing sebagai kesempatan untuk mengingatkan Tiongkok atas pelanggaran hak asasi manusia yang mereka lakukan. "Itu adalah sesuatu yang kami pertimbangkan," ujar Biden setelah mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau.

Prospek boikot diplomatis Olimpide Beijing ini sebenarnya telah disampaikan sejak April 2021 lalu. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS, Ned Price, sempat menyebut akan mendiskusikan rencana boikot ini dengan beberapa negara lain. Meski demikian belum diketahui apakah AS akan mengajak negara lain dalam memboikot Olimpiade Beijing atau tidak.


Kepada CNN, seorang pejabat pemerintah menyatakan bahwa Biden tidak akan menghadiri Olimpiade Beijing. Namun topik ini tidak pernah lagi diangkat selama pertemuan virtual Biden dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada Senin (15/11) malam. "Kami melihat (boikot diplomatik ini) melalui (perspektif) persaingan, bukan konflik, itu tujuan kami," kata Sekretaris Pers Gedung Putih, Jen Psaki, pada Kamis (18/11).

Di sisi lain, agenda AS untuk memboikot Olimpiade Beijing 2022 turut didukung oleh pejabat pemerintahan AS sendiri. Seperti Senator Tom Cotton yang meminta pemerintahan Biden untuk memboikot Olimpiade Beijing secara penuh. "Jangan ada atlet, jangan ada pejabat pemerintahan, dan jangan ada sponsor perusahaan (untuk Olimpiade Beijing)," tutur Cotton yang merupakan bagian dari Komite Intelijen Senat.

Cotton menyoroti perlakuan Tiongkok terhadap populasi minoritas Muslim Uighur. Beberapa alasan lain yang menguatkan agenda AS memboikot Olimpiade Beijing termasuk masalah keamanan yang dinilai tidak menunjukkan kesungguhan untuk melindungi atlet, pelatih, dan staf olimpiade dari AS.

"Untuk alasan ini keselamatan dan keamanan atlet kami sendiri dan kejahatan Tiongkok terhadap dunia," tegas Cotton. "Kami harus meluncurkan boikot total terhadap Olimpiade di Tiongkok."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait