Lakukan Pelanggaran Berat, Cathay Pacific Pecat 3 Pilot Positif COVID-19
pixabay.com/Ilustrasi/WikimediaImages
Dunia

Sebanyak 150 orang karyawan termasuk pilot dan pramugari, serta banyak anggota rumah tangga dan masyarakat yang terdampak harus menjalani karantina selama tiga minggu.

WowKeren - Maskapai asal Hong Kong Cathay Pacific Airways Ltd. mengatakan bahwa mereka telah memecat 3 orang pilot kargo pada hari Kamis (18/11). Ketiga pilot itu terinfeksi COVID-19 selama singgah di Frankfurt.

Mereka disebutkan telah melakukan pelanggaran serius terhadap aturan kru yang tidak disebutkan selama berada di luar negeri. "Orang-orang yang bersangkutan tidak lagi dipekerjakan oleh Cathay Pacific," kata pihak maskapai dalam sebuah pernyataan.

Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh media South China Morning Post, dengan mengutip sebuah sumber yang mengatakan bahwa pilot dicurigai meninggalkan kamar hotel mereka di Jerman. Penemuan kasus infeksi ini telah menyebabkan banyak pihak harus menjalani karantina di fasilitas pemerintah selama tiga minggu.

Sebanyak 150 orang karyawan termasuk pilot dan pramugari, serta banyak anggota rumah tangga dan kontak masyarakat terimbas oleh kasus tersebut. "Sebagai hasil dari temuan ini, kami telah meminta pemerintah untuk meninjau kembali keputusan untuk menempatkan kelompok tertentu ke dalam karantina pemerintah," kata Cathay.


Sementara itu selama beberapa bulan terakhir, Hong Kong telah mencatat hampir tidak ada kasus virus corona lokal. Meski demikian, pihak berwenang di pusat keuangan global telah memperketat aturan karantina.

Hong Kong telah mengambil langkah yang sama seperti Beijing dalam mempertahankan pembatasan perjalanan yang ketat. Langkah ini sangat berbeda dengan tren global yang terjadi saat ini, ketika banyak negara mulai melonggarkan pembatasan dan membuka diri untuk hidup berdampingan dengan virus corona.

Pemerintah kota berharap aturan yang lebih ketat akan meyakinkan Tiongkok untuk secara bertahap membuka perbatasannya dengan Hong Kong. Tiongkok merupakan sumber utama pertumbuhan ekonomi Hong Kong. Setelah kasus pilot ini dilaporkan pekan lalu, Cathay mengatakan akan meningkatkan pemeriksaan kepatuhan di pelabuhan luar negeri untuk memastikan protokol kesehatan maupun keselamatan dilakukan secara ketat selama transit.

Meski semua krunya sudah mendapatkan dosis penuh vaksin COVID-19, pihak maskapai mengatakan akan memberlakukan dosis booster. Sementara itu, aturan ketat Hong Kong, yang mencakup karantina hotel hingga tiga minggu untuk kedatangan, telah menyebabkan penurunan permintaan perjalanan.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait