Sutradara 'Resident Evil: Welcome to Raccoon City' Sebut Ada Villain Utama yang Tak Bisa Ditampilkan
Constantin Film
Film

Film adaptasi kali ini disebut memiliki kemiripan yang sangat sedikit dibanding seri sebelumnya namun akan dibuat untuk sedekat mungkin dengan versi video game aslinya.

WowKeren - "Resident Evil: Welcome to Raccoon City", menjadi salah satu film adaptasi dari video game yang saat ini tengah dinanti-nanti. Film yang ditetapkan untuk tayang secara perdana di bioskop ini datang dari penulis sekaligus sutradara Johannes Roberts.

Namun rupanya, ada satu karakter villain yang akan absen dari adaptasi kali ini, meskipun mungkin bagi banyak penggemar karakter ini sangat familiar. Film adaptasi kali ini disebut-sebut memiliki kemiripan yang sangat sedikit dibanding seri-seri sebelumnya.

Namun di lain sisi, adaptasi kali ini dibuat untuk sedekat mungkin dengan versi video game aslinya. Dari trailer yang telah dirilis, penggemar dapat melihat bahwa akan ada banyak materi dari video game Resident Evil dan Resident Evil 2 yang menginspirasi elemen "Welcome to Raccoon City".


Karakternya akan memiliki makhluk penjilat dan mungkin makhluk lain yang perlu dikhawatirkan selain zombie lapar saat mereka melintasi Spencer Mansion, kantor Departemen Kepolisian Kota Raccoon, dan lokasi familiar lainnya. Roberts bahkan menggunakan blueprints dari Capcom untuk membuat set ini seakurat mungkin.

Namun sayangnya, penguntit aneh yang dikenal sebagai Mr. X tidak akan bergabung dalam adaptasi kali ini. Mr. X merupakan versi Tyrant yang dilepaskan oleh Umbrella di Raccoon City tempat dia mengejar Leon dan Claire.

Musuh yang kuat ini dikenal dengan ukuran tubuhnya yang besar, jas, dan topinya yang khas. Ia adalah karakter yang tak terlupakan dari Resident Evil 2, dan Roberts ingin memasukkannya ke dalam reboot barunya. Namun sayangnya, ia pada akhirnya harus menghilangkan adegan yang menampilkan Mr. X karena tidak seusai dengan filmnya.

"Satu hal yang ingin saya masukkan dan saya tidak melakukannya, saya tidak bisa menemukan cara untuk memasukkan Mr. X," ujarnya kepada Comic Book. "Sulit untuk melihatnya dalam potongan adegan. Saya berpikir seperti, ' Gunakan saja adegan itu,' tetapi itu tidak berhasil di film. Dan saya seperti, 'Oke,' di film Anda memang harus benar-benar menceritakan film yang tepat alih-alih hanya menampilkan adegan sesuai keinginan."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts