Panasonic Kembangkan Sistem Keamanan Siber untuk Mobil yang Terhubung ke Internet
Bloomberg
Dunia

Dalam sistem baru, akan ada perangkat lunak yang dipasang di mobil yang terhubung ke internet untuk mendeteksi kelainan dan tim Panasonic dan produsen mobil akan memantaunya.

WowKeren - Panasonic Corp. tengah berencana untuk memperkenalkan sistem keamanan baru yang telah dikembangkan oleh perusahaan untuk para pembuat mobil. Sistem keamanan yang bertujuan mencegah serangan siber ini dikenalkan ketika semakin banyak kendaraan yang menawarkan berbagai layanan melalui internet.

Dalam sistem yang baru ini, akan ada perangkat lunak yang dipasang di mobil yang terhubung ke internet. Software ini akan mendeteksi kelainan dan tim khusus di Panasonic dan pembuat mobil akan memantau mobil sepanjang waktu.

Sebelumnya pada akhir Oktober lalu, Panasonic telah mendemonstrasikan contoh serangan siber dan cara mendeteksinya di pusat pengawasan tiruan yang didirikan di Tokyo. Setelah mobil demo di Osaka terkena serangan eksperimental jarak jauh, roda kemudi mobil dengan cepat berputar 180 derajat dan bunyi bip peringatan menggema.

Seorang pejabat perusahaan mengatakan jika kontrol terkomputerisasi diambil selama mengemudi, maka hal itu bisa menyebabkan kecelakaan fatal. "Secara praktis, jika ada kelainan maka perlu dideteksi pada fase yang jauh lebih awal,"ujarnya seraya menambahkan bahwa sistem perusahaan mampu melakukan hal itu.


Tim diharapkan dapat bekerja sama dalam mengumpulkan informasi dan pembenahan sistem mobil. Panasonic juga mengatakan jika untuk mencegah serangan dari luar, perangkat lunak yang diinstal dapat diperbarui dari jarak jauh bila diperlukan.

Perusahaan juga menambahkan jika pusat pengawasan akan dapat mengelola mobil baik di Jepang maupun di luar negeri secara terpadu. Menurut firma riset Fuji Keizai Group Co., jumlah mobil yang terhubung ke internet diperkirakan akan terus meningkat.

Jumlahnya dapat mencapai hingga 80 persen dari semua mobil penumpang yang terjual secara global pada 2035 dari 34 persen pada 2019. Pemerintah Jepang juga meningkatkan tindakan terhadap serangan siber.

Sementara itu, mobil dengan sistem kontrol mengemudi yang dapat diperbarui secara nirkabel harus menjalani filterisasi oleh Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata. Penilaian mencakup apakah produsen mobil telah mengamankan sistem untuk mengelola keamanan siber dan untuk menyediakan pembaruan perangkat lunak yang sesuai.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait