Makin Ketat, Tiongkok Dikte Postingan Selebriti hingga Fans di Media Sosial
pixabay.com/Ilustrasi/LoboStudioHamburg
Dunia

Dalam aturan yang baru tersebut, selebriti dilarang untuk memamerkan gaya hidup mewah, dan membatasi postingan yang menunjukkan pekerjaan dan aktivitas mereka.

WowKeren - Cyberspace Administration of China (CAC) mengumumkan pada Selasa (23/11) bahwa mereka akan mengatur selebriti online. Berita tentang tindakan keras itu dilaporkan secara luas secara internasional dan di Tiongkok sendiri.

CAC telah memperkenalkan peraturan yang secara ketat membatasi apa yang dapat dilakukan selebriti, agen, dan bahkan penggemar mereka di media sosial. Mereka juga melarang paparazi mengekspos kehidupan pribadi, alamat rumah, atau jadwal selebriti.

South China Morning Post melaporkan menurut CAC, beberapa publisitas online mengenai selebriti terkadang tidak disiplin. Gosip pribadi yang menempati halaman depan dianggap mengambil banyak sumber daya publik.

"Beberapa publisitas online tentang selebriti tidak disiplin," kata CAC. "Gosip dan informasi pribadi telah menempati halaman depan dan topik yang sedang tren di beberapa situs web, mengambil banyak sumber daya publik."


Informasi selebriti juga harus "mematuhi arah yang benar dari opini publik dan orientasi nilai, dan mempromosikan nilai-nilai inti sosialis".

Dalam aturan yang baru tersebut, jumlah akun selebriti akan dibatasi menjadi hanya satu di setiap platform. Mereka juga dilarang untuk memamerkan gaya hidup mewah, dan membatasi postingan yang menunjukkan pekerjaan dan aktivitas mereka, menurut SCMP.

Financial Times melaporkan jika bahkan akun klub penggemar harus disahkan oleh agensi sang bintang. Otoritas CAC mengatakan seminggu sebelum pengumuman itu bahwa sudah ada lebih dari 20.000 akun ilegal yang telah dihapus. Lebih dari 400.000 postingan "berbahaya" juga dihapus.

Akun yang mempublikasikan informasi yang bias atau membingungkan yang memicu konfrontasi dan memanipulasi opini publik harus dihukum sesuai dengan pemberitahuan tersebut. Platform online akan diminta untuk melaporkan aktivitas yang tidak pantas kepada pihak berwenang.

Belum selesai, platform diharuskan untuk memantau dan menetapkan mekanisme peringatan untuk akun dengan jumlah pengikut tertentu. Jika seorang selebriti terbukti telah melanggar hukum atau terlibat dalam apa yang dianggap sebagai perilaku tidak etis, maka tindakan mereka tidak akan ditutup-tutupi.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts