Denada Ungkap Alasan Awal Jadi Rapper, Sang Putri Tunjukkan Tanda-tanda Bakal Ikuti Jejaknya?
instagram/denadaindonesia
Selebriti

Denada bongkar catatan ini milik sang putri cantik Aisha seraya mengenang kesamaan dengan kisah awalnya dulu pertama menyukai rap hingga akhirnya menjadi seorang rapper, simak kisah manisnya!

WowKeren - Penyanyi cantik Denada diketahui sudah cukup lama tinggal di negeri tetangga dan masih sering wara-wiri Indonesia dan Singapura hingga saat ini. Selama di Singapura, Denada diketahui menemani sang putri Aisha untuk menjalani pengobatan.

Denada sendiri kerap membagikan kisah kehidupannya bersama Aisha di sana. Seperti baru-baru ini saat ia membongkar sebuah catatan kecil milik putri cantiknya. Catatan itu rupanya berisi puisi karya dari Aisha.

The Park Nearby, by Aisha Aurum. Puisi nya Aisha,” terang Denada dalam unggahan Instagramnya, Rabu (24/11).

Aisha memang dikenal mewarisi jiwa musisi sang ibu. Tak hanya jago menari namun kerap kali bakat menyanyinya menuai pujian. Agaknya Aisha kini semakin menunjukkan tanda-tanda akan mengikuti jejak sang ibu di dunia entertainment. Pasalnya puisi tersebut mengingatkan Denada dengan kisah awalnya sebelum menjadi rapper.

Denada menceritakan bagaimana ia menyukai rap pertama kali. Bermula dari hobi menulis, Denada sering membuat karya tulisan bahkan sampai berbuku-buku.


Tau ga salah satu alasan awal nya aku bisa suka banget sama rap, dan akhirnya jadi rapper? Awalnya krn aku suka banget bikin puisi. Suka nulis tepatnya. Ya puisi, nulis cerpen, jurnal, dsb. Puisi tulisanku sampe berbuku2 dulu. Makanya waktu pertama kali kenal rap, langsung jatuh cinta,” cerita Denada.

Denada mengingat betul bagaimana dulunya ia sering mendengarkan beragam lagu rap. Ia bahkan juga mengulik pesan di setiap karya yang didengarkannya. Mengingat teknologi dulu belum mengalami perkembangan pesat seperti sekarang, Denada selalu mempelajari setiap lagu rap dengan sendirinya.

Kini ia bersyukur sang putri juga menunjukkan ketertarikan dengan kegiatan menulis. Denada juga menceritakan bagaimana awal mula Aisha penasaran dengan hobinya menulis hingga akhirnya ia memiliki buku jurnal atau catatannya sendiri.

Anyways, alhamdulillah, aku liat Aisha mulai rajin nulis. Awalnya gara2 pas pertama kali aku kasih peraturan cuma boleh pegang hp di hari Minggu. Biasalah, di awal2 pasti banyak protesnya, ngomong: ‘aku tuh kalo ga ada hp bosen jadinya because I have nothing interesting to do Ibu’,” ungkapnya. “Trus dia suka meratiin aku nulis2 di agenda aku. Dia curious aku nulis apa kok tiap hari nulis di buku itu? Akhirnya aku beliin dia buku tulis juga yang disainnya lucu. Aku bilang, kamu boleh tulis apapun disini. Mungkin apa yang terjadi hari ini, atau apa yang kamu rasain, atau mungkin kamu mau bikin cerita karangan sendiri, atau bikin komik, dll.

Beragam respons manis berdatangan dari netizen. Mayoritas memberikan pujian dan sanjungan untuk karya dan hobi yang tengah ditekuni oleh putri Denada ini.

(wk/sept)

You can share this post!

Related Posts