Layanan Taksi Robot Pertama Mulai Beroperasi di Beijing, Bisa Angkut Hingga 2 Penumpang Tanpa Sopir
AFP/Jade GAO
Dunia

Karena tidak menggunakan sopir, taksi ini mengandalkan komunikasi secara digital dengan penumpang untuk mendapatkan informasi mengenai arah tujuan maupun pembayaran.

WowKeren - Beijing pekan lalu telah menyetujui layanan taksi tanpa sopir untuk beroperasi secara komersial. Kebijakan ini membawa puluhan taksi robot atau lebih dikenal dengan robotaxi ke jalan-jalan yang ada di ibu kota Tiongkok.

Meski tampak seperti mobil biasa, namun ada yang berbeda dari layanan transportasi ini dibanding taksi biasa. Taksi berwarna putih ini dioperasikan tanpa menggunakan tenaga manusia atau sopir di dalamnya.

Karena tidak menggunakan tenaga sopir, taksi ini mengandalkan komunikasi secara digital dengan pelanggan untuk mendapatkan informasi mengenai arah tujuan pelanggan maupun menerima pembayaran. Sejauh ini, taksi robot hanya bisa mengantarkan hingga dua orang penumpang. Jangkauan operasinya juga masih terbatas yakni hanya di wilayah selatan kota Yizhuang.


Meski dapat melaju secara otomatis, namun seorang karyawan perusahaan taksi juga duduk di bagian depan mobil jika diperlukan intervensi mendadak, namun kendaraan itu mengemudi sendiri. Peluncuran ini merupakan langkah maju yang signifikan untuk ambisi tanpa pengemudi dari raksasa teknologi Tiongkok Baidu dan perusahaan rintisan Pony.ai. Mereka telah diberi lampu hijau untuk meluncurkan mobil pada hari Kamis (25/11).

Meski nantinya diharapkan taksi dapat beroperasi sepenuhnya secara otomatis tanpa campur tangan manusia, namun hal itu diperkirakan akan memakan waktu bertahun-tahun lamanya. Hal itu disebabkan karena masih ada aturan dan persyaratan yang harus diperhatikan terkait keselamatan.

Pihak pengembang berharap agar para pelanggan Tiongkok dengan segera bisa terbiasa dengan bepergian menggunakan mobil tanpa kemudi. Saat ini penduduk di Negeri Tirai Bambu memang sudah terbiasa hidup sehari-hari dengan e-commerce, pembayaran online, dan solusi digital lainnya.

Selama tahap pengujian, lebih dari 500.000 perjalanan telah dilakukan dengan robotaxi Pony.ai. Peng Jun selaku salah satu pendiri Pony.ai mengatakan jika kebijakan, teknologi, dan penerimaan publik menjadi kunci untuk memajukan industri ini.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts